Media Kampung – 12 April 2026 | Bambang Pacul menekankan pentingnya nilai sejarah dalam Lomba Cerdas Cermat MPR Jateng, sebuah inisiatif untuk menumbuhkan rasa kebangsaan pada generasi muda.
Acara tersebut dilaksanakan pada 12 April 2024 di Universitas Diponegoro, Semarang, sebagai bagian dari rangkaian Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026.
Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto menyampaikan bahwa sejarah menjadi landasan utama dalam membentuk identitas nasional dan semangat persatuan.
Ia menambahkan bahwa pemahaman sejarah yang mendalam akan memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan pelajar.
Lomba ini melibatkan 150 tim siswa dari berbagai SMA/MA di Jawa Tengah, dengan masing‑masing tim terdiri atas empat orang peserta.
Setiap tim diberikan waktu tiga puluh menit untuk menjawab seratus soal yang mencakup periode pra‑kemerdekaan, perjuangan, hingga era reformasi.
Soal-soal dirancang secara interaktif, menuntut tidak hanya hafalan, tetapi juga kemampuan analisis kritis terhadap peristiwa sejarah.
Hasil akhir menunjukkan bahwa tim dari SMA Negeri 1 Semarang meraih nilai tertinggi, diikuti oleh SMA Negeri 3 Surakarta dan SMA Muhammadiyah Kudus.
“Sejarah adalah cermin yang menuntun kita menatap masa depan dengan bijak,” ujar Bambang Pacul dalam pidatonya, menegaskan pentingnya pelestarian nilai sejarah.
Konteks ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan yang menekankan integrasi pendidikan sejarah dalam kurikulum 2023.
Program serupa pernah dilaksanakan di Sumatra Barat pada 2022, menghasilkan peningkatan minat belajar sejarah sebesar dua puluh persen di antara peserta.
Visi MPR 2026 menargetkan peningkatan literasi sejarah nasional sebesar lima puluh persen melalui kompetisi dan workshop edukatif.
Respon peserta menunjukkan antusiasme tinggi, banyak yang menyatakan ingin melanjutkan studi bidang sejarah atau ilmu sosial.
Pihak penyelenggara berencana memperluas cakupan lomba ke provinsi lain pada akhir tahun, guna menciptakan jaringan pembelajaran lintas daerah.
Saat ini, tim panitia masih melakukan evaluasi akhir untuk menyempurnakan materi dan metodologi lomba pada edisi berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan