Media Kampung – Kurang dari dua bulan setelah merilis game terbaru mereka, Directive 8020, CEO Supermassive Games Robert Henrysson mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi tersebut serta perannya di perusahaan induk Nordisk Games. Pengumuman ini disampaikan melalui LinkedIn dan dikonfirmasi oleh Game Developer.
Dalam pesan perpisahannya, Henrysson menyatakan kehormatannya memimpin studio melalui perubahan industri yang intens, memperluas basis klien, dan membangun budaya kualitas yang konsisten. Ia juga menekankan bahwa memimpin studio bukanlah pekerjaan satu orang, melainkan hasil kerja seluruh tim.
Pencapaian dan Tantangan Selama Kepemimpinan
Henrysson ditunjuk sebagai CEO Supermassive Games dengan mandat jelas: memimpin studio melalui perilisan Directive 8020, seri terbaru dari The Dark Pictures. Selama menjabat, ia membangun kembali tim kepemimpinan, mempertajam strategi, dan mengawasi penyelesaian serta peluncuran game tersebut. Nordisk Games memuji Directive 8020 atas sambutan kritis terkuat dalam seri tersebut, meskipun di Steam game ini mendapat rating “mixed” dari pengguna.
Namun, masa kepemimpinan Henrysson juga diwarnai dua gelombang PHK: pada Februari 2024—tak lama setelah ia menggantikan pendiri Pete dan Joe Samuels—dan sekali lagi pada Juli 2025. Langkah ini merupakan bagian dari tren PHK massal yang melanda industri game pasca-pandemi, di mana ribuan pekerja kehilangan pekerjaan akibat realitas pasar yang tidak terduga oleh banyak eksekutif.
Langkah Selanjutnya
Henrysson mengatakan akan menghabiskan musim panas bersama keluarganya, namun membuka peluang untuk peran baru. “Pada dasarnya saya mencintai industri game dan orang-orang di dalamnya, jadi saya akan terbuka untuk mengambil peran penasihat tertentu dan mengeksplorasi apa yang akan datang,” tulisnya.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan