Media Kampung – Pakar UMKM Universitas Brawijaya, Prof. Dodi W. Irawanto, menilai bahwa pemerintah dan Bank Indonesia perlu menerapkan strategi DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) untuk membantu stabilisasi nilai rupiah. Menurut Prof. Dodi, strategi DNDF dapat membantu mengurangi tekanan pada rupiah dan menjaga stabilitas ekonomi.

Prof. Dodi menjelaskan bahwa DNDF adalah sebuah instrumen keuangan yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan transaksi valuta asing tanpa harus melakukan pembayaran valuta asing secara fisik. Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi risiko valuta asing dan menjaga stabilitas keuangan.

Prof. Dodi juga menekankan bahwa pemerintah dan Bank Indonesia perlu bekerja sama untuk menerapkan strategi DNDF secara efektif. Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat kerja sama antara pemerintah, Bank Indonesia, dan perusahaan swasta.

Prof. Dodi juga menekankan bahwa pemerintah dan Bank Indonesia perlu memantau situasi ekonomi secara terus menerus dan melakukan penyesuaian strategi DNDF jika diperlukan. Dengan demikian, pemerintah dan Bank Indonesia dapat menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.