Media Kampung – Seleksi Direksi BUMD Jember 2026 resmi diumumkan hari ini, menampilkan hasil akhir serta keputusan perpanjangan masa jabatan beberapa pejabat strategis.
Proses seleksi yang dipimpin oleh Badan Pengawas BUMD Kabupaten Jember berlangsung sejak awal Januari 2026 dan melibatkan evaluasi kompetensi, integritas, serta rekam jejak kinerja.
Setelah melalui tahapan administrasi, wawancara, dan penilaian psikometri, lima kandidat terpilih untuk mengisi posisi direktur utama, keuangan, operasional, pemasaran, dan teknologi.
Nama-nama terpilih antara lain Bapak Ahmad Syarif (Direktur Utama), Ibu Rina Susanti (Direktur Keuangan), Bapak Hendra Pratama (Direktur Operasional), Ibu Maya Lestari (Direktur Pemasaran), serta Bapak Faisal Hakim (Direktur Teknologi).
Keputusan perpanjangan masa jabatan diberikan kepada tiga pejabat yang dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan BUMD, yaitu Direktur Utama sebelumnya, Bapak Joko Santoso, dan dua direktur lainnya.
Perpanjangan ini berdasar pada laporan kinerja tahun 2025 yang mencatat peningkatan pendapatan sebesar 18% serta efisiensi operasional meningkat 12%.
Komisi seleksi menegaskan bahwa proses ini bersifat transparan dan akuntabel, dengan melibatkan auditor independen untuk memastikan keadilan penilaian.
“Kami berkomitmen menata kepemimpinan BUMD yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ketua Komisi Seleksi, Dr. Hadi Prasetyo.
Penetapan hasil seleksi juga memperhatikan rekomendasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kabupaten Jember.
DPMPTSP menilai bahwa profil kandidat sesuai dengan visi BUMD Jember 2026 yang menargetkan peningkatan investasi daerah hingga 25%.
Selanjutnya, para terpilih akan menjalani masa orientasi selama satu bulan sebelum resmi mengemban tugas pada 1 Juli 2026.
Orientasi tersebut mencakup pelatihan manajemen risiko, tata kelola perusahaan, serta strategi digitalisasi layanan publik.
Kondisi terbaru menunjukkan bahwa semua posisi direktur kini terisi penuh, menandai kesiapan BUMD Jember dalam melaksanakan program kerja tahun anggaran 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember mengharapkan sinergi antara direksi baru dengan stakeholder lokal untuk memperkuat kontribusi BUMD terhadap kesejahteraan masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan