Media Kampung – Pasar kripto kembali tertekan pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran USD 60.000 setelah sempat menyentuh level terendah dua tahun. Tekanan tambahan datang dari kedaluwarsa kontrak opsi BTC dan ETH senilai total sekitar USD 11 miliar yang terjadi hari ini.
Berdasarkan data dari Deribit dan Coinglass, sekitar 153.500 kontrak opsi Bitcoin dengan nilai USD 9,3 miliar akan kedaluwarsa. Rasio put/call berada di 0,73, menunjukkan sedikit lebih banyak kontrak call yang terjual. Namun, titik maksimal pain (max pain) Bitcoin berada di USD 72.000, jauh di atas harga spot saat ini, sehingga sebagian besar kontrak kemungkinan besar akan kedaluwarsa out of the money.
Open interest tertinggi terkonsentrasi di strike USD 80.000 di Deribit dengan nilai USD 1,4 miliar, sementara short seller juga memegang sekitar USD 1 miliar di strike USD 60.000. Total open interest opsi BTC di semua bursa mencapai USD 34 miliar.
Ethereum (ETH) juga mengalami tekanan. Sekitar 1 juta kontrak opsi ETH senilai USD 1,6 miliar kedaluwarsa dengan max pain di USD 2.000 dan rasio put/call 0,54. Total open interest opsi ETH di semua bursa mencapai USD 5,7 miliar. ETH turun lebih dari 5% ke sekitar USD 1.555 dan sempat menyentuh USD 1.522.
Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual yang meluas. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan telah terkikis lebih dari USD 180 miliar sejak Senin, mencapai level terendah dalam hampir dua tahun. Selain Bitcoin dan Ethereum, altcoin besar lainnya juga melemah: XRP turun 4,9% ke USD 1,03, Dogecoin turun 3,8% ke USD 0,074, dan Solana turun 1,2% ke USD 68.
Greeks Live mencatat bahwa opsi put terus diperdagangkan dengan premi lebih tinggi dibandingkan call di seluruh tenor utama, menunjukkan permintaan lindung nilai jangka pendek masih tinggi. Sementara itu, harga opsi jangka panjang cenderung lebih stabil.
Di tengah tekanan pasar, investor properti Grant Cardone justru memanfaatkan koreksi harga untuk terus membeli Bitcoin. Melalui Cardone Capital, ia menggunakan arus kas dari properti sewa untuk melakukan dollar-cost averaging ke BTC secara rutin. Cardone Capital tercatat memiliki sekitar USD 200 juta dalam Bitcoin per Mei 2026, selain ribuan unit hunian dan perkantoran.
Cardone membedakan strateginya dari model treasury korporat seperti yang dilakukan Strategy (MSTR), yang mengandalkan penerbitan saham atau utang untuk membeli Bitcoin. Menurut Cardone, pendekatan berbasis arus kas riil menghindari tekanan pasar modal dan pengaruh institusional.
Di sisi lain, bursa Kraken dikabarkan tengah menjajaki akuisisi 15% saham di Aave dengan valuasi USD 385 juta. Kraken akan menginvestasikan 35.000 ETH (sekitar USD 55 juta) dengan imbalan 250.000 token AAVE (USD 20 juta) dan 15% saham biasa di Aave Group. Langkah ini menambah dinamika menarik di tengah pelemahan pasar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan