Media Kampung – 09 April 2026 | MCB pada instalasi listrik SMPN 201 Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar dan menyebabkan ledakan pada pagi hari, memaksa evakuasi murid secara cepat.
Saksi mata melaporkan bahwa percikan api muncul dari panel listrik utama sebelum terdengar suara letusan kecil.
Penyebab kebakaran diidentifikasi sebagai korsleting pada kabel yang menghubungkan beberapa ruang kelas.
Ledakan mengakibatkan pecahan kaca dan kerusakan pada plafon ruang guru serta menimbulkan kepanikan di area sekolah.
Guru dan petugas keamanan segera menuntun semua siswa keluar menuju halaman sekolah yang telah ditentukan.
Lebih dari 300 murid berhasil dievakuasi tanpa cedera serius, hanya beberapa mengalami luka ringan akibat terjatuh.
Tim medis sekolah memberikan pertolongan pertama, sementara pihak keamanan memastikan tidak ada barang berbahaya yang tertinggal.
Petugas pemadam kebakaran tiba dalam hitungan menit, memadamkan sisa api dan melakukan pendinginan pada instalasi yang terdampak.
Penyelidikan bersama tim teknis PLN dan Dinas Pendidikan Jakarta Barat kini tengah memeriksa kondisi seluruh jaringan listrik sekolah.
Awal temuan menunjukkan instalasi listrik berusia lebih dari dua dekade dan kurang mendapat perawatan rutin.
Kepala SMPN 201, Bapak Ahmad Fauzi, menyatakan sekolah akan menunda proses pembelajaran hingga perbaikan selesai dan menegaskan komitmen keselamatan.
Dinas Pendidikan Jakarta Barat menegaskan pentingnya audit listrik berkala di semua institusi pendidikan guna mencegah kejadian serupa.
Kasus ini mengingatkan pada insiden kebakaran listrik di beberapa SMP lain tahun lalu, yang juga disebabkan oleh instalasi usang.
Pemerintah kota berencana melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan listrik di seluruh SMP Jakarta dalam tiga bulan ke depan.
Setelah perbaikan selesai, SMPN 201 kembali membuka pintu kelas dengan prosedur keamanan yang ditingkatkan, memastikan suasana belajar tetap kondusif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan