Media Kampung – Harga semangka dan melon di Bondowoso kembali mengalami peningkatan setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Haryanto, yang akrab disapa Ryan Semangka Balap dan dikenal sebagai pengepul buah lokal, mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak positif bagi petani di daerah tersebut.
Sebelumnya, harga semangka di tingkat petani sempat anjlok hingga hanya berkisar Rp3.000 sampai Rp3.500 per kilogram, menyebabkan banyak petani menghadapi kerugian. Kondisi ini mulai berubah sejak program MBG dijalankan, yang secara perlahan meningkatkan permintaan terhadap buah lokal seperti semangka dan melon hasil panen petani Bondowoso.
Haryanto menjelaskan, dalam satu hektare lahan, petani dapat memanen semangka sebanyak 25 ton. Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal, buah hasil panen juga didistribusikan ke berbagai daerah seperti Yogyakarta, Surabaya, Bali, Mataram, hingga Jakarta. Namun, untuk kebutuhan program MBG sendiri, suplai baru mencapai sekitar 15 persen dari total produksi di Bondowoso dan belum mencakup seluruh wilayah kabupaten.
Dia berharap pemerintah dan mitra MBG terus memberikan perhatian khusus kepada petani semangka dan melon di Bondowoso agar harga tetap stabil, serta hasil panen dapat terserap dengan baik oleh pasar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal secara berkelanjutan.
Dengan adanya program MBG yang berjalan dengan baik, kondisi pasar buah lokal khususnya semangka dan melon mulai membaik. Permintaan yang meningkat membantu para petani mengatasi masa sulit akibat harga yang sempat turun drastis. Haryanto menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga dan keberlangsungan produksi petani buah di Bondowoso.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan