Media Kampung – 15 April 2026 | DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember membagikan seribu tas belanja gratis kepada pedagang dan pembeli di tiga pasar tradisional sebagai upaya menekan penggunaan kresek plastik. Aksi tersebut dilaksanakan pada Senin, 13 April 2024, di Pasar Arjasa, Pasar Kepatihan, dan Pasar Puger, Jember.
Kantong belanja berkapas yang dapat dipakai ulang didistribusikan secara langsung oleh jajaran pengurus partai. Distribusi tersebut menandai respons cepat terhadap keluhan masyarakat atas kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama plastik pembungkus.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyatakan, “Kami tahu persis kesulitan warga, terutama ibu-ibu. Hari ini bukan lagi sekadar kenaikan harga, melainkan ‘ganti harga’ karena lonjakan yang sangat signifikan, termasuk pada harga kresek belanja.”
Widarto menegaskan bahwa aksi pembagian tas bertujuan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga serta menjadi momentum edukasi penggunaan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali.
Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jember menambahkan komitmen untuk mengangkat isu pengurangan plastik ke ranah kebijakan, dengan rencana mengajukan revisi Perda Sampah Kabupaten Jember.
Revisi yang diusulkan akan menambah ketentuan pembatasan plastik sekali pakai serta memberikan insentif bagi pedagang dan konsumen yang beralih ke tas ramah lingkungan.
Para pedagang di ketiga pasar menyambut baik inisiatif tersebut; banyak ibu-ibu yang menyatakan terbantu memiliki alternatif kuat dan modis tanpa harus membeli kresek setiap kali berbelanja.
Beberapa pengunjung menilai tas belanja berkapas yang diberikan memiliki kualitas lebih baik dibanding kantong plastik, sehingga dapat menampung barang dalam jumlah lebih banyak dan tahan lama.
Aksi ini juga diharapkan dapat menstimulus perubahan perilaku konsumen Jember, mengingat data Badan Pusat Statistik menunjukkan penggunaan plastik sekali pakai di Kabupaten Jember meningkat 15 persen selama dua tahun terakhir.
PDI Perjuangan berjanji akan melanjutkan program serupa di pasar-pasar lain serta mengadakan sosialisasi rutin tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik yang bertanggung jawab.
Dengan dukungan aktif masyarakat dan komitmen politik, diharapkan Jember dapat menurunkan konsumsi kresek secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan, menjadikan kota ini contoh daerah yang pro-lingkungan di Jawa Timur.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan