Media Kampung – Politikus PKB, Faisol Riza, menegaskan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden pada Pilpres 2029. “PKB mendukung 100 persen atau bahkan 1000 persen pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai Capres 2029, karena memang beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode,” ujar Faisol dalam keterangan tertulis.
Faisol menjelaskan bahwa dukungan tersebut didasarkan pada sejumlah program yang dijalankan oleh pemerintahan Prabowo. Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, pembangunan 3 juta rumah, hingga Kredit Usaha Ultra Mikro. “Prabowo berhasil merealisasikan seluruh program kerakyatan, terlepas masih ada kendala, tapi semua diatasi secara baik. Itu bukti bahwa Prabowo ingin rakyat Indonesia maju, tumbuh dengan gizi yang baik, mengenyam pendidikan yang baik, dan memiliki rumah yang layak,” tuturnya.
Faisol juga menyebutkan bahwa program-program tersebut menyasar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga kepemilikan rumah yang layak. Dia menambahkan bahwa Prabowo bertekad untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia hingga 0 persen. “Semua itu mulai terealisasikan dengan baik. Semua yang seharusnya didapatkan rakyat mulai terpenuhi secara bertahap melalui program-program presiden,” katanya.
Faisol kembali menegaskan dukungan PKB terhadap pencalonan Prabowo pada Pilpres 2029. Ia menilai komitmen Prabowo dalam menjalankan program kerakyatan dan memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi alasan utama partainya mendukungnya untuk kembali maju. “Kalau saya bilang PKB 1.000 persen mendukung Prabowo Subianto maju Capres 2029 tanpa alasan, kan tidak logis, padahal alasannya sangat banyak, dan memang beliau pantas memimpin kembali Indonesia,” ujar Faisol.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama meminta Prabowo bersedia kembali maju sebagai capres pada 2029. “Jangan sampai beliau berpikiran rakyat sudah tidak mendukung. Padahal, rakyat mendukung beliau untuk maju kembali memimpin Indonesia, baik diutarakan secara langsung maupun melalui partai politik,” tutup Faisol.













