Media Kampung – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, resmi melantik kepengurusan baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo untuk periode 2026-2031 di Gedung Puri Manggala Bhakti, Selasa (23/6/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya masa kerja baru dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Struktur Kepengurusan Baru
Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Probolinggo Nomor 100.3.3.3259/Kep/425.019/2026, Imanuddin Abil Fida ditetapkan sebagai Ketua Baznas Kota Probolinggo. Adapun susunan wakil ketua meliputi:
- Ahmad Fais sebagai Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan
- Amanal Khoifin sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan
- Azam Fikri sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan
- Heri Wijayani sebagai Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum
Tiga Program Prioritas
Usai pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas, Ketua Baznas Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida menyampaikan tiga program prioritas yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan. Pertama, penguatan tata kelola internal. Kedua, pemerataan pendistribusian zakat. Ketiga, digitalisasi layanan dan publikasi agar pengelolaan zakat semakin transparan.
“Kami juga akan memperluas penghimpunan zakat dari sektor non-ASN dan mengarahkan pemanfaatannya pada program-program produktif yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Imanuddin.
Potensi Zakat yang Besar
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa Baznas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial, terutama kemiskinan. Menurutnya, potensi zakat di Kota Probolinggo masih sangat besar dan perlu digarap secara maksimal melalui inovasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Potensi zakat di Kota Probolinggo masih sangat besar. Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi dan strategi yang tepat sehingga penghimpunan zakat semakin meningkat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Wali kota juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dunia usaha, serta masyarakat agar dana zakat dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
Acara Pelantikan
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, unsur Forkopimda, Kementerian Agama, Kementerian Haji, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kadin, HIPMI, pimpinan perbankan daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan