Media Kampung – Sejumlah emiten terkemuka di Indonesia, termasuk yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu dan grup Sinar Mas, mengumumkan rencana buyback saham menyusul penurunan signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Keputusan ini diambil setelah pengumuman dari MSCI yang memicu konsultasi usulan downgrade pasar saham Indonesia menjadi standalone market.
Bank Central Asia (BBCA) dan Telkom Indonesia (TLKM) juga menyatakan akan melanjutkan buyback yang telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) masing-masing. Meskipun beberapa emiten telah menyatakan niat mereka untuk melakukan buyback, jumlah emiten yang melakukannya masih terbatas. Hal ini menyebabkan masih terlalu dini untuk menyimpulkan potensi dukungan pembelian dari para emiten bagi IHSG.
Performa Pasar Modal
IHSG mengalami penurunan yang signifikan, dan situasi ini berpotensi mempengaruhi keputusan investasi di pasar modal. Data terkini menunjukkan bahwa IHSG terjun drastis setelah pengumuman MSCI, menciptakan suasana ketidakpastian bagi investor.
Daftar Emiten yang Mengumumkan Buyback
- Prajogo Pangestu
- Sinar Mas
- Bank Central Asia (BBCA)
- Telkom Indonesia (TLKM)
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh emiten lain dan bagaimana mereka akan merespons terhadap kondisi pasar yang tidak menentu ini.












