Media Kampung – Becks Apparel turut mendukung kiprah tim futsal SMK Yuppentek 1 Tangerang dalam ajang Jaksa Super League (JSL) 2026 yang berlangsung pada 17-31 Oktober di SMK Jakarta 1. Dukungan tersebut diberikan melalui penyediaan jersey pertandingan untuk tim futsal SMK Yuppentek 1. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Becks Apparel mendukung perkembangan olahraga pelajar, sekaligus menunjang kebutuhan atlet muda selama berkompetisi.

Chief Operating Officer (COO) Becks Apparel, Meiliza Amanda, mengatakan dukungan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan penyediaan perlengkapan olahraga. Pihaknya ingin mengambil bagian dalam perjalanan para pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan membangun mental bertanding. Menurut Meiliza, kompetisi seperti JSL 2026 memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengasah potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal bagi kolaborasi jangka panjang antara Becks Apparel dan lingkungan olahraga pendidikan.

“Kami ingin Becks Apparel tidak hanya hadir sebagai penyedia apparel olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan atlet muda dalam mengembangkan potensi mereka. Kami berharap dukungan ini bisa menambah semangat para pemain SMK Yuppentek 1 untuk memberikan penampilan terbaik di JSL 2026. Bagi kami, mendukung olahraga pelajar merupakan investasi untuk masa depan olahraga Indonesia,” ujar Meiliza.

Dari sisi SMK Yuppentek 1, dukungan apparel tersebut mendapat respons positif. Pelatih futsal SMK Yuppentek 1, Bachtiar Yusuf, mengapresiasi kualitas jersey yang disediakan Becks Apparel untuk menunjang kebutuhan para pemain. Bachtiar menilai bahan jersey yang ringan dan mudah menyerap keringat membantu pemain merasa nyaman ketika menjalani pertandingan. “Kualitas jersey dari Becks Apparel sangat luar biasa. Para pemain merasa sangat nyaman saat bertanding karena bahannya ringan dan mudah menyerap keringat,” kata Bachtiar.

SMK Yuppentek 1 tidak hanya menjadikan JSL 2026 sebagai ajang untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Kompetisi tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan untuk meningkatkan kemampuan teknis, kematangan taktik, dan mental bertanding para siswa. Pada edisi kali ini, SMK Yuppentek 1 menurunkan dua tim, yakni Yuppentek A dan Yuppentek B. Langkah tersebut diambil untuk memberikan kesempatan bermain yang lebih luas sekaligus menjaga keberlangsungan regenerasi pemain.

Bachtiar menjelaskan, keikutsertaan dalam kompetisi futsal pelajar tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mengejar trofi. Para pemain diharapkan mampu mengambil pelajaran dari setiap pertandingan dan berkembang menghadapi persaingan. “Bagi kami, JSL sangat penting bukan sekadar untuk mengejar trofi, melainkan sebagai wadah menguji mental bertanding, mengasah kematangan taktik, dan membentuk karakter pantang menyerah anak-anak di level persaingan tertinggi,” ujarnya.