Media Kampung – Volvo Car UK secara resmi mengumumkan bahwa van listrik berbasis mobil (car-derived van), Volvo EX30 Cargo, kini memenuhi syarat untuk menerima insentif dari Pemerintah Inggris melalui Zero Emission Van Grant (ZEVG). Kebijakan insentif khusus kendaraan komersial bebas emisi ini memangkas harga beli kendaraan sebesar £2.500 (sekitar Rp51,8 juta), sehingga mempermudah para pelaku usaha dan pengelola armada (fleet) untuk bertransisi ke kendaraan listrik.

Tersedia secara eksklusif melalui saluran penjualan fleet Volvo, van komersial ringkas ini kini dipasarkan dengan harga mulai dari £33.529 OTR (sekitar Rp695 juta) setelah dipotong subsidi pemerintah. Insentif ini menjadi dorongan strategis bagi sektor usaha di Inggris yang menginginkan kendaraan komersial ramah lingkungan tanpa mengorbankan standar keselamatan dan kenyamanan khas Volvo.

Head of Fleet Volvo Car UK, Jack Munford, menyampaikan bahwa pemotongan harga dari insentif ZEVG ini membuat EX30 Cargo menjadi pilihan yang semakin menarik bagi dunia usaha. Konsumen kini bisa mendapatkan kendaraan komersial ringkas dengan biaya awal yang lebih terjangkau sekaligus menikmati standar teknologi Volvo.

Kapasitas Kargo 1.000 Liter

Dikembangkan dari platform SUV listrik ringkas Volvo EX30, lini kendaraan komersial ini ditawarkan dalam dua varian utama, yaitu EX30 Cargo standar dan EX30 Cross Country Cargo yang memiliki ground clearance lebih tinggi. Konversi tahap kedua (second-stage conversion) ini mengganti area kursi belakang menjadi lantai kargo rata (flat load floor) yang dilengkapi akses ke kompartemen bawah. Hasil konversi tersebut menghasilkan kapasitas angkut kargo hingga 1.000 liter dengan kemampuan memuat beban (payload) mencapai 390 kg.

Untuk memastikan keamanan berkendara, sekat khusus (bulkhead) dipasang untuk memisahkan ruang kabin pengemudi dengan area kargo. Pintu samping belakang serta panel samping juga disesuaikan untuk memaksimalkan kepraktisan saat memasukkan dan mengeluarkan barang. Kemudahan operasional harian semakin ditunjang oleh bukaan pintu belakang yang lebih lebar, lampu kerja tambahan (work light) di area kargo, serta ketersediaan kompartemen bawah tanah (underfloor subframe) yang menyediakan titik-titik jangkar (mounting points) tambahan untuk berbagai kebutuhan bisnis.

Varian Mesin dan Fitur Keselamatan

Volvo EX30 Cargo hadir dengan dua opsi dapur pacu listrik, yakni varian P3 bertenaga 150 dk dan varian P5 bertenaga 272 dk. Pengusaha dapat memilih tiga tingkat kelengkapan spesifikasi, meliputi tipe Core, Plus, dan Cross Country Plus. Program konversi ini dapat diterapkan pada pemesanan unit baru maupun stok kendaraan yang sudah ada untuk Model Year 2026 dan Model Year 2027.

Meski difungsikan sebagai kendaraan niaga, Volvo tidak memangkas fitur-fitur keselamatan dan kenyamanan utamanya. Fitur standar pabrikan mencakup Safe Space Technology, Google Automotive Services, Adaptive Cruise Control, Park Assist depan dan belakang, kamera mundur, konektivitas ponsel nirkabel, lampu utama LED otomatis, serta heat pump yang efisien.

Langkah Volvo menghadirkan EX30 Cargo mempertegas komitmen merek asal Swedia tersebut dalam memperluas penetrasi pasar elektrifikasi secara menyeluruh. Saat ini, Volvo EX30 Cargo sudah resmi dijual di seluruh jaringan diler armada Volvo di Inggris.