Media Kampung – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mendorong pemberian insentif nonfiskal bagi kendaraan berteknologi hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan range extended electric vehicle (REEV). Kebijakan ini dirancang untuk mempercepat transisi industri otomotif nasional dan menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Bentuk Insentif Nonfiskal
Bentuk insentif yang tengah dimatangkan meliputi kemudahan administrasi, pembebasan aturan pembatasan lalu lintas ganjil-genap, dan penyediaan fasilitas parkir khusus. Langkah ini diambil untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang beralih ke kendaraan hemat energi.
Pernyataan Menteri Perindustrian
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap sektor otomotif tidak hanya melalui pemotongan pajak, tetapi juga melalui keringanan operasional harian di jalan raya. Dia menjelaskan, “Nonfiskal itu misalkan administrasi, di kota-kota bisa dipakai, ganjil genap tidak terkena, ada parkir khusus. Mungkin juga kalau yang masih perlu charger, ada fasilitas charger dan sebagainya.”
Fokus pada Kendaraan Berefisiensi Tinggi
Sarmuji menjelaskan bahwa selama ini kendaraan murni listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) telah menerima paket insentif yang komprehensif. Namun, kendaraan berefisiensi tinggi seperti hybrid, PHEV, dan REEV belum memiliki regulasi insentif khusus dari pemerintah. Menurutnya, ketiga jenis teknologi penggerak tersebut memiliki peran strategis dalam menekan angka konsumsi BBM bersubsidi.
Koordinasi Lintas Kementerian
Untuk merealisasikan skema baru ini, Kemenperin akan berkoordinasi dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sinergi ini dianggap krusial, mengingat implementasi aturan ganjil-genap dan fasilitas umum berada di bawah wewenang pemerintah daerah setempat.
Dampak bagi Ekosistem Suku Cadang
Adopsi teknologi hybrid, PHEV, dan REEV juga akan menguntungkan ekosistem suku cadang dalam negeri. Sarmuji menilai bahwa dengan memproduksi dan memasarkan kedua jenis kendaraan tersebut secara lebih masif, akan berdampak pada penghematan BBM dan penurunan emisi.













