Media Kampung – Pada 7 Oktober 2026, Sufmi Dasco Ahmad, yang akrab disapa Dasco, merayakan ulang tahunnya yang ke-59. Sebagai Wakil Ketua DPR, Dasco dikenal sebagai sosok yang memiliki kapasitas untuk menerjemahkan gagasan menjadi program konkret dan mengeksekusi kebijakan yang selama bertahun-tahun mengalami kebuntuan.
Pembawaannya yang luwes dan sikap tenangnya memperlihatkan kematangan dalam berpolitik. Ia mampu berperan baik di belakang layar maupun secara terbuka, yang menjadi kunci kinerja DPR RI periode 2024-2029 yang sangat efektif. Di bawah kepemimpinannya, DPR berhasil mengesahkan undang-undang yang selama puluhan tahun tertahan.
Beberapa undang-undang yang berhasil disahkan antara lain adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang tertahan selama 44 tahun, dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga yang menunggu selama 22 tahun. Selain itu, RUU Perampasan Aset yang proses pengesahannya telah ditunggu rakyat Indonesia selama 18 tahun juga diproyeksikan untuk disahkan tahun ini.
Peran Dasco dalam menuntaskan setiap kebuntuan legislasi tersebut tidak terlepas dari kepiawaiannya dalam membangun komunikasi lintas fraksi di DPR RI. Kemampuannya dalam mengakomodasi berbagai kepentingan, baik itu akademisi, masyarakat sipil, hingga partai politik, mampu meredam resistensi yang ada.
Setiap undang-undang yang disahkan DPR RI tidak mengorbankan substansi hukum dan tetap sesuai dengan konstitusi. Kepiawaiannya ini menunjukkan bahwa posisinya tidak hanya sebagai Wakil Ketua DPR RI, tetapi juga sebagai titik temu bagi pemangku kepentingan di tengah dinamika politik nasional.
Arsitek Stabilitas
Salah satu indikator penting dari keberhasilan program pemerintah adalah stabilitas. Setiap pemimpin sukses di dunia selalu memiliki sosok kepercayaan yang memberikan pertimbangan strategis dalam mengambil keputusan politik. Contohnya, Presiden ke-16 Amerika Serikat Abraham Lincoln mempercayakan aspek taktis militer kepada Jenderal Ulysses S. Grant untuk memastikan kebijakan pemerintahannya berjalan lancar.
Demikian juga Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengandalkan Dmitry Medvedev untuk menjaga fleksibilitas konstitusional demi mempertahankan keberlanjutan kekuasaan. Presiden Soekarno juga memiliki figur kepercayaan yaitu Jenderal Ahmad Yani, yang berperan vital dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Hal ini juga terlihat pada Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kepercayaan kepada Dasco untuk menjaga stabilitas di bidang hukum dan politik.
Kepercayaan tersebut diwujudkan melalui peran strategis Dasco dalam merajut komunikasi dengan berbagai kekuatan politik nasional, mulai dari Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga kekuatan oposisi seperti PDI Perjuangan yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.














