Media Kampung – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkap bahwa Sekretaris Jenderal Golkar, Muhammad Sarmuji, akan mundur dari kursi DPR RI. Keputusan ini diambil seiring dengan pelantikan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Bahlil menegaskan, setiap anggota DPR yang sudah menjadi anggota kabinet diwajibkan untuk mengundurkan diri. “Setiap anggota DPR yang sudah masuk menjadi anggota kabinet pasti mengundurkan diri,” ujar Bahlil kepada wartawan setelah menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Wilayah Bali.
Selanjutnya, Bahlil menyampaikan bahwa proses penggantian Sarmuji akan dilakukan melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). Rapat akan segera dilaksanakan untuk mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi Ketua Fraksi Partai Golkar yang ditinggalkan Sarmuji setelah menjabat sebagai menteri. “Akan dilakukan pergantian antarwaktu oleh kader yang lain. Itu nanti dibahas dalam rapat,” ucapnya.
Tidak hanya Sarmuji, Fraksi Golkar juga harus mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Bambang Soesatyo atau Bamsoet di DPR. Bamsoet sebelumnya mendapatkan tugas dari Presiden Prabowo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan juga harus mengundurkan diri dari keanggotaan DPR RI. Bamsoet dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada Jumat, 21 Oktober 2026. Sebelumnya, Bamsoet merupakan anggota Komisi III DPR RI.














