Media Kampung, Bali – Basarnas Bali mengerahkan tujuh personel untuk melakukan pencarian terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia yang dilaporkan hilang di kawasan tebing Tanjung Mebulu, Desa Pecatu, Kabupaten Badung. Korban yang bernama G. Artem ini terakhir kali diketahui keberadaannya sekitar area tebing tersebut.
Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menyampaikan bahwa personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diberangkatkan segera setelah menerima laporan hilangnya korban. Tim SAR melakukan penyisiran di titik terakhir yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban, termasuk area tebing dan pesisir sekitar Tanjung Mebulu serta Tebing Karang Boma.
Keadaan dan Laporan Awal
Korban diketahui tidak mengirim kabar sejak Rabu (23 September 2026), sementara laporan resmi baru diterima pada Sabtu (26 September 2026) pagi dari Basarnas Command Center. Lokasi terakhir korban kemungkinan berada di sekitar tebing Tanjung Mebulu, yang menjadi fokus utama pencarian.
Selain itu, masyarakat melaporkan ditemukan satu unit sepeda motor beserta helm yang terparkir di dekat kawasan Tebing Karang Boma, tidak jauh dari lokasi dugaan hilangnya korban. Sepeda motor tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian karena belum diketahui pemiliknya. Posisi motor dan helm ini menjadi petunjuk awal dalam upaya pencarian.
Koordinasi dan Upaya Pencarian
Basarnas Bali terus berkoordinasi dengan Polsek Kuta Selatan dan Babinsa Pecatu untuk menggalang informasi tambahan guna memperluas area pencarian. Hingga Sabtu siang, belum ditemukan petunjuk baru atau keberadaan korban.
Tim SAR tetap mengoptimalkan pencarian dengan melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar tebing dan pesisir. Koordinasi dengan unsur terkait dilakukan secara intensif agar pencarian dapat berjalan efektif berdasarkan informasi dan petunjuk yang ada.
Konsep Pencarian dan Tantangan
Area tebing Tanjung Mebulu merupakan lokasi yang cukup sulit dijangkau dan berpotensi membahayakan, sehingga pencarian memerlukan kesiapan dan kehati-hatian ekstra dari tim SAR. Keadaan geografis dan kurangnya saksi mata menjadi tantangan utama dalam proses pencarian ini.
Upaya pencarian terhadap WNA Rusia ini penting untuk memastikan keselamatan korban dan memberikan kepastian bagi keluarga maupun masyarakat sekitar.















Tinggalkan Balasan