Media Kampung, Jember – Kampung Literasi Kaliurang di Jember menghadirkan ruang belajar inovatif yang tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis dan kreativitas pelajar SMP dan SMA. Melalui Gebyar Literasi yang digelar sebagai puncak program, puluhan pelajar diuji dalam berbagai kompetisi yang melibatkan literasi dasar, public speaking, dan kreasi konten digital.
Rangkaian Kompetisi Literasi
Kegiatan ini menampilkan tiga kompetisi utama. Pertama, Ranking1 yang menguji enam literasi dasar yaitu baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan. Kedua, lomba Public Speaking on The Spot yang menantang peserta untuk menyampaikan gagasan spontan terkait isu-isu sekitar seperti pengelolaan sampah dan wirausaha kreatif. Ketiga, Lomba Kreasi Konten yang menjadi wadah bagi pelajar menuangkan kreativitas mereka melalui media digital.
Para pemenang kompetisi ini berasal dari berbagai sekolah di Jember, termasuk SMAN 1 Jember dan MTs Al Badri Kalisat. Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi pembelajar aktif yang mampu beradaptasi dan berkarya di era digital.
Pengembangan Keterampilan Praktis
Kampung Literasi Kaliurang juga menyelenggarakan berbagai kelas keterampilan yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Melalui Program Pengabdian Masyarakat dari dosen dan mahasiswa Universitas Jember, peserta belajar tentang pengolahan sampah organik, bank sampah kreatif, urban farming, serta kelas wirausaha seperti barista manual brew dan pembuatan totebag dari kain perca.
Hasil karya dan produk dari kelas-kelas tersebut dipamerkan dalam stand Gebyar Literasi, menampilkan totebag kain perca, pupuk organik cair, spray antinyamuk alami, dan peralatan bank sampah yang menunjukkan bagaimana literasi dapat diterjemahkan menjadi keterampilan nyata dan inovatif.
Kolaborasi dan Dampak Program
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Jember, The Jannah Institute, dan The Jannah Institute Library. Ketua tim dosen Universitas Jember, Millatuz Zahroh, bersama anggota tim lainnya, mengawasi pelaksanaan program yang telah diikuti oleh sekitar 150 peserta sejak diluncurkan pada Juni 2026.
Kampung Literasi Kaliurang berkomitmen untuk terus mengembangkan ruang belajar yang inspiratif dan inklusif, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak pelajar dan masyarakat luas. Melalui semangat “Membaca hari ini, menginspirasi esok nanti”, program ini membangun generasi pembelajar yang kreatif, berpengetahuan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.















Tinggalkan Balasan