Media Kampung, Jakarta – Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, hadir di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 23 September 2026, sekitar pukul 15.41 WIB. Kehadiran Djaka Budhi dalam seragam lengkap Bea Cukai ini menarik perhatian, meskipun ia belum memberikan pernyataan terkait agenda pertemuannya.
Djaka Budhi langsung memasuki Kompleks Istana setelah kedatangannya. Pada saat yang bersamaan, Presiden Prabowo Subianto tengah menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pejabat tinggi, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, MendiktiSaintek Brian Yuliarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, serta Kepala BRIN Arif Satria.
Rapat tersebut membahas isu strategis terkait industri tekstil di Indonesia. Meskipun Djaka Budhi belum menjelaskan lebih lanjut mengenai peran atau kontribusinya dalam rapat tersebut, kehadirannya sebagai Dirjen Bea Cukai menunjukkan keterlibatan instansi dalam mendukung pengembangan sektor industri nasional.
Industri tekstil merupakan sektor penting yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi ekspor maupun penyerapan tenaga kerja. Keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga tinggi negara dalam rapat ini menandakan upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing dan inovasi di sektor tersebut.
Kehadiran Dirjen Bea Cukai dalam rapat ini juga dapat diartikan sebagai bagian dari koordinasi lintas kementerian dalam mengoptimalkan kebijakan bea dan cukai yang mendukung kelancaran produksi, distribusi, dan ekspor produk tekstil.
Sampai saat ini, belum ada informasi resmi lebih lanjut mengenai hasil rapat atau keputusan yang diambil. Namun, pertemuan ini menjadi sinyal positif bagi penguatan industri tekstil nasional yang menjadi perhatian pemerintah.














Tinggalkan Balasan