Media KampungBarcelona memutuskan untuk mengalihkan fokus transfer mereka ke Gabriel Jesus setelah gagal mendapatkan striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, pada bursa transfer musim panas 2026. Klub asal Catalan ini telah mencapai kesepakatan dengan Arsenal untuk mendatangkan penyerang asal Brasil tersebut dengan kontrak dua tahun dan opsi perpanjangan satu tahun.

Kesepakatan dan Kontrak Gabriel Jesus

Menurut laporan dari Fabrizio Romano, Barcelona membayar sekitar 10 juta Euro atau setara Rp206 miliar untuk mengamankan jasa Gabriel Jesus. Kedatangan Jesus diharapkan dapat mengisi posisi ujung tombak yang kosong setelah kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres.

Baca juga:

Peran dan Posisi di Tim Barcelona

Setelah Lewandowski hengkang pada akhir musim lalu dan penjualan Ferran Torres ke Paris Saint-Germain, Barcelona hanya memiliki satu striker murni, yaitu Hamza Abdelkarim, pemain muda asal Mesir. Selama pramusim, Hamza menunjukkan potensi dengan beberapa gol dan assist, namun di awal LaLiga 2026/27, pelatih Hansi Flick lebih memilih pemain lain seperti Raphinha dan Fermin Lopez untuk posisi striker.

Baca juga:

Kegagalan Mendapatkan Julian Alvarez

Barcelona sempat mengincar Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil pada bursa transfer kali ini. Meski demikian, klub masih berencana untuk terus mengupayakan pembelian Alvarez di masa depan. Alvarez sendiri dikabarkan hanya ingin pindah ke Barcelona, meskipun mendapat tawaran dari beberapa klub lain.

Baca juga:

Dampak dan Harapan

Kehadiran Gabriel Jesus diharapkan dapat memperkuat lini serang Barcelona dan membantu tim dalam menjaga performa kompetitif di LaLiga. Dengan dukungan pelatih Hansi Flick, Jesus memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya sebagai striker utama. Sementara itu, masa depan Julian Alvarez masih menjadi perhatian penggemar dan klub, khususnya setelah adanya tekanan dari pendukung Atletico Madrid terhadap pemain tersebut.