Media Kampung – AC Milan belum mencatatkan kemenangan sejak ditangani pelatih Ruben Amorim. Setelah dua kali imbang berturut-turut melawan Celtic (2-2) dan Inter Milan (1-1), mereka kalah telak 0-3 dari Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (8/8) malam WIB.
Evaluasi di Tengah Kekalahan
Meski mengalami kekalahan dengan selisih tiga gol tanpa balas, Ruben Amorim tetap melihat sisi positif dari pertandingan tersebut. Ia menilai laga ini sebagai momen penting untuk menilai batas kemampuan dan mentalitas tim Milan saat ini.
Amorim mengakui bahwa perbedaan kualitas dan kesiapan fisik antara skuad Milan dan lawan sekelas Chelsea cukup signifikan. “Kami sadar akan menghadapi kesulitan, tapi kami ingin memberikan tantangan kepada para pemain,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Adaptasi Filosofi dan Penekanan pada Pemain Muda
Pelatih asal Portugal ini menjelaskan bahwa skuad Milan masih dalam proses adaptasi terhadap filosofi sepak bola yang diterapkan, khususnya dalam hal bertahan, duel satu lawan satu, dan pressing tinggi. Ia menegaskan bahwa taktik pressing yang diterapkan tidak akan efektif melawan tim besar seperti Chelsea, namun proses ini penting untuk persiapan menghadapi kompetisi resmi.
Selain itu, Amorim memberikan kesempatan bermain bagi banyak pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding. Hal ini dimaksudkan agar mereka siap menghadapi pertandingan resmi pertama musim ini.
Rencana Pemangkasan Skuad
Salah satu masalah utama yang dihadapi Milan saat ini adalah jumlah anggota skuad yang dianggap terlalu besar. Amorim menyebutkan bahwa setelah dua minggu latihan yang positif, pihak klub akan melakukan evaluasi untuk memilih beberapa pemain yang akan tetap bertahan di tim utama.
“Kami harus membuat beberapa pilihan dalam waktu dekat demi menyusun skuad yang lebih efisien,” tambahnya.
Konteks dan Dampak
Hasil yang belum memuaskan ini menjadi alarm bagi AC Milan menjelang kompetisi resmi musim baru. Proses adaptasi taktik dan pengurangan anggota skuad diharapkan dapat meningkatkan performa tim agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda dan melakukan evaluasi ketat, Milan berupaya membangun fondasi yang solid untuk meraih kemenangan di pertandingan resmi pertama dan seterusnya.















Tinggalkan Balasan