Media Kampung, Kediri – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) MKSO Kebun Dhoho menyalurkan bantuan gula sebanyak 2,5 ton untuk setiap desa dari 17 desa yang berada di Kecamatan Wates, Plosoklaten, dan Ngancar, Kabupaten Kediri. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar kawasan Hak Guna Usaha (HGU) Ngobo.
Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap mulai 6 hingga 7 Agustus 2026 di kantor kecamatan setempat, yakni Kecamatan Wates, Plosoklaten, dan Ngancar. Setiap pemerintah desa bertanggung jawab mendistribusikan gula tersebut kepada warga yang membutuhkan di wilayahnya masing-masing.
General Manager MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto, menyatakan bahwa program bantuan ini telah berjalan sejak sekitar tahun 2000 berdasarkan kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Kediri. Program ini akan terus dilaksanakan selama izin HGU masih berlaku, dengan alokasi bantuan terbaru untuk tahun 2025.
“Kami menyerahkan bantuan kepada pemerintah desa karena mereka memiliki pemahaman terbaik mengenai kondisi masyarakat setempat. Harapannya, bantuan ini dapat tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan,” ujar Juni Yanto pada saat penyerahan bantuan.
Selain penyaluran bantuan gula, PT SGN MKSO Kebun Dhoho juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar dan secara rutin mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan melalui usulan proposal, terutama menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menciptakan keharmonisan yang menjadi modal penting agar aktivitas perusahaan dan kehidupan masyarakat dapat berjalan saling mendukung dan memberikan manfaat bersama.
Proses penyaluran bantuan gula turut didampingi oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Kabupaten Kediri, Arga Naramba, menegaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan pengawasan tidak berhenti hanya pada penyerahan simbolis. Distribusi hingga ke tingkat desa akan terus dipantau agar bantuan tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.
Perangkat desa penerima manfaat juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Kepala Desa Plosolor, Pujiono, menyebut desanya telah menerima bantuan ini selama sekitar 25 tahun dan berharap hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga.
Sementara itu, Kepala Desa Kunjang, Yudiono, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan berharap perusahaan dapat memperluas perannya melalui program tanggung jawab sosial lainnya yang memberikan manfaat lebih luas, seperti pembangunan fasilitas umum di desa.












