Media KampungWuling Aira ev menawarkan biaya perawatan yang sangat terjangkau, yakni kurang dari Rp 5 juta untuk periode hingga 10,5 tahun. Ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik dengan pengeluaran yang lebih efisien dibanding kendaraan bermesin konvensional.

Mobil listrik seperti Wuling Aira ev memang dikenal memiliki struktur yang lebih sederhana dibanding mobil berbahan bakar bensin atau diesel. Hal ini membuat biaya perawatan berkala menjadi lebih ringan karena komponen yang perlu diganti atau diperiksa tidak sebanyak pada kendaraan konvensional.

Baca juga:

Estimasi Biaya Perawatan Wuling Aira ev

Menurut Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, estimasi biaya perawatan untuk Wuling Aira ev diperkirakan sekitar Rp 4,2 juta selama 10,5 tahun pemakaian. Biaya tersebut sudah mencakup penggantian komponen periodik sesuai kebutuhan yang biasanya dijelaskan dalam tabel perawatan resmi dari pabrikan. Komponen yang diperiksa dan diganti meliputi kanvas rem, pelumas pada reduction gear, filter AC, serta item lainnya yang memang berbeda dibanding mobil konvensional.

Efisiensi Biaya Operasional Energi

Selain biaya perawatan yang hemat, Wuling Aira ev juga menawarkan biaya penggunaan energi yang rendah. Berdasarkan pengujian di China pada tipe Standard Range, konsumsi daya mobil ini adalah 8,9 kWh per 100 kilometer atau sekitar 11,2 kilometer per kWh. Dengan tarif listrik di Indonesia sebesar Rp 1.699 per kWh, biaya operasional listrik Wuling Aira ev hanya sekitar Rp 151 per kilometer.

Baca juga:

Kelebihan Mobil Listrik dalam Perawatan

Mobil listrik seperti Wuling Aira ev memiliki konstruksi yang lebih sederhana tanpa mesin pembakaran internal, sehingga komponen yang rawan aus lebih sedikit dan masa pakainya lebih panjang. Pemeriksaan rutin lebih fokus pada bagian-bagian seperti sistem pengereman, pelumas pada gear reduksi, serta filter udara AC.

Efisiensi dalam biaya perawatan dan operasional ini menjadi salah satu alasan utama mengapa mobil listrik semakin diminati di Indonesia, terutama bagi konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan sekaligus hemat biaya jangka panjang.

Baca juga: