Media Kampung, Maroko memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar di Houston Stadium, Amerika Serikat, Sabtu (4/7/2026). Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Singa Atlas dalam waktu normal menjadi 34 pertandingan di semua kompetisi.
Gelandang Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan Maroko dengan mencetak dua gol. Brace ketiganya sepanjang karier itu tercipta pada menit ke-50 dan ke-80. Gol pertama lahir dari skema bola mati memanfaatkan umpan tendangan bebas Achraf Hakimi, sementara gol kedua ia lesakkan setelah menerima umpan tarik Brahim Diaz. Soufiane Rahimi menutup kemenangan pada menit ke-90+8 melalui assist Diaz.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Maroko sejak tampil mengejutkan hingga semifinal Piala Dunia 2022. Pelatih Walid Regragui berhasil membangun tim yang solid, meskipun dalam laga melawan Kanada Maroki hanya menciptakan lima peluang—jumlah terendah bagi tim pemenang di fase gugur Piala Dunia.
Di perempat final, Maroko akan menghadapi Prancis di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Pertemuan ini menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 yang dimenangkan Prancis. Bintang Prancis Bradley Barcola memuji kekuatan Maroko dan menyebut laga nanti akan rumit, terutama karena kehadiran rekan setimnya di Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi.
Kesuksesan Maroko bukanlah kejutan. Sejak 2009, Kerajaan Maroko meluncurkan proyek Akademi Sepak Bola Mohammed VI dengan investasi lebih dari 65 juta dolar AS. Akademi ini menjadi fondasi pembinaan pemain muda, menghasilkan talenta seperti Azzedine Ounahi. Selain itu, Federasi Sepak Bola Maroko aktif merangkul pemain diaspora Eropa, termasuk Achraf Hakimi dan Brahim Diaz, yang kini menjadi tulang punggung tim.
Dengan performa stabil dan rekor impresif, Maroko layak dianggap sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Langkah mereka selanjutnya adalah menaklukkan Prancis untuk membalas kekalahan tiga tahun lalu.























Tinggalkan Balasan