Media Kampung, Bank Dunia menaikkan status Vietnam dan Filipina menjadi negara berpendapatan menengah atas setelah kedua negara mencatat pertumbuhan ekonomi yang kuat. Di sisi lain, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyaksikan petani di Merauke, Papua Selatan, menggunakan drone untuk bertani, menandakan kemajuan teknologi pertanian di Indonesia.
Vietnam dan Filipina Kini Berpendapatan Menengah Atas
Bank Dunia mengumumkan perubahan status Vietnam dan Filipina dari lower-middle income menjadi upper-middle income pada Rabu (1/7). Keputusan ini didasarkan pada pertumbuhan ekonomi yang konsisten selama bertahun-tahun. Dengan perubahan ini, lima negara di Asia Tenggara—Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina—kini berada dalam kategori berpendapatan menengah atas atau lebih tinggi. Sebelumnya, Vietnam menyandang status lower-middle income sejak 2009, sementara Filipina sejak akhir 1980-an. Status baru ini diyakini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kedua negara.
Mentan Amran Apresiasi Petani Papua Gunakan Drone
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi petani di Kampung Waninggap Kai, Semangga, Merauke, Papua Selatan, pada Sabtu (4/7). Ia melihat langsung penggunaan drone dan alat mesin pertanian modern oleh petani setempat. Amran menilai hal ini membuktikan bahwa pertanian di Papua Selatan telah setara dengan praktik pertanian di negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat.
“Kami bangga melihat operator yang merupakan putra daerah, Semangga. Inilah tujuan kita, transfer teknologi kepada putra-putri terbaik daerah ini. Tadi, yang menggunakan drone, ada Pak Celivius Gebze. Sudah beli mobil karena sudah bekerja sektor pertanian dan menggunakan teknologi,” ujar Amran.
Ia menambahkan, mekanisasi menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian di Papua Selatan. Petani kini tidak lagi bergantung pada cara konvensional karena seluruh tahapan budidaya—dari tanam hingga panen—dilakukan dengan teknologi modern. Amran menekankan bahwa penguasaan teknologi oleh generasi muda Papua merupakan fondasi penting dalam percepatan swasembada pangan nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.




















Tinggalkan Balasan