Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi 2,5-4 Meter di Laut Selatan Jatim dan Bali
Media Kampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi pada 2 hingga 5 Juli 2026. Gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia, termasuk laut selatan Jawa Timur dan Bali.
BMKG menyebutkan, gelombang tinggi tersebut dipicu oleh pola angin yang cukup kuat di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Di wilayah Indonesia bagian utara khatulistiwa, angin umumnya bergerak dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 5-20 knot. Sementara itu, di wilayah selatan khatulistiwa, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Laut Arafuru, sehingga turut memicu peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan.
Wilayah Berpotensi Gelombang Tinggi 2,5-4 Meter
BMKG memprakirakan gelombang setinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di:
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB)
Daftar Perairan Jawa Timur yang Berpotensi Terdampak
Untuk wilayah Jawa Timur, BMKG mengingatkan masyarakat dan pelaku pelayaran agar mewaspadai gelombang tinggi di sejumlah perairan, meliputi:
- Perairan Pacitan
- Perairan Ponorogo
- Perairan Trenggalek
- Perairan Tulungagung
- Perairan Blitar
- Perairan Malang
- Perairan Lumajang
- Perairan Jember
- Perairan Masalembu
- Perairan Pulau Kangean
- Perairan Kangean Selatan
- Perairan Kangean Barat
Imbauan Keselamatan
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal penyeberangan, kapal tongkang, kapal kargo, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi selama periode 2-5 Juli 2026. Selain itu, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini terbaru dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran maupun aktivitas perikanan.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan