Media Kampung – Timnas Amerika Serikat berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, pada laga 32 besar, Rabu (1/7/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini menjadi sejarah karena AS hanya memenangkan satu dari delapan pertandingan fase gugur sebelumnya di Piala Dunia.

Kapten AS, Tim Ream, menjadi sorotan utama. Bek berusia 38 tahun itu tidak hanya memimpin pertahanan, tetapi juga menjadi motor permainan cepat yang diinstruksikannya. Sebelum pertandingan, Ream menekankan pentingnya sirkulasi bola cepat untuk membongkar pertahanan lawan. “Kami harus mengalirkan bola secepat mungkin, dari satu sisi ke sisi lain. Kami harus melakukan penetrasi dan mengacaukan formasi pertahanan mereka,” ujarnya.

Strategi itu terbukti efektif. Gol pertama AS dicetak oleh Folarin Balogun pada menit ke-45, memberi keunggulan 1-0 saat turun minum. Namun, pada menit ke-64, Balogun mendapat kartu merah dan harus meninggalkan lapangan, membuat AS bermain dengan 10 pemain selama 36 menit terakhir.

Meskipun kekurangan pemain, AS tidak goyah. Bek Chris Richards mengakui dukungan penonton yang luar biasa. “Kami mendengar sorakan penonton sepanjang waktu, dan rasanya tidak seperti kehilangan satu pemain,” katanya.

Gol penentu datang dari Malik Tillman pada menit ke-82 melalui tendangan bebas tepat di luar kotak penalti. Tillman mengaku telah berlatih tendangan bebas secara rutin setelah latihan. “Saya bermimpi tentang pertandingan ini dan mungkin mengambil tendangan bebas dan mencetak gol. Ini perasaan yang luar biasa,” ujarnya.

Dengan kemenangan ini, AS melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Belgia di Seattle pada 6 Juli 2026. Namun, AS harus kehilangan Balogun yang terkena kartu merah dan tidak bisa diajukan banding sesuai aturan FIFA. Gelandang Weston McKinnie menyebut aturan itu “sedikit konyol” mengingat pentingnya setiap pemain di tahap ini.

Tim Ream, yang sebelumnya diragukan bisa bermain di Piala Dunia, kini menjadi kapten yang memimpin timnya meraih kemenangan bersejarah. Pada Piala Dunia 2022, ia bermain penuh di setiap pertandingan dan hanya kebobolan satu gol di fase grup. Kini, ia kembali menjadi andalan di lini belakang.

Pertandingan melawan Belgia diprediksi akan berlangsung ketat. Belgia sebelumnya menang dramatis 3-2 atas Senegal untuk melaju ke babak 16 besar. AS perlu mempertahankan performa dan disiplin tinggi, terutama tanpa Balogun.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.