Media Kampung – Laporan Loud Clear dari Spotify edisi 2026 mencatat gelombang baru musisi Indonesia yang berhasil membawa identitas lokal ke panggung internasional. Head of Music Spotify Southeast Asia, Kossy Ng, menyebut orisinalitas dan autentisitas menjadi kunci utama kesuksesan para artis Tanah Air.

Salah satu contoh yang menarik perhatian Spotify adalah grup No Na dengan lagu terbaru berjudul Rollerblade. Kossy Ng menjelaskan bahwa lagu ini menggabungkan ritme dangdut dengan sentuhan reggaeton, menciptakan suara yang khas Indonesia namun tetap relevan secara global.

Selain No Na, nama Whisnu Santika juga menjadi sorotan. Ia dikenal sebagai pionir yang membawa aliran Indo Bounce atau yang akrab disebut Jedag Jedug ke panggung internasional. Genre ini memadukan elemen Funkot dan dangdut, menghasilkan identitas suara yang tidak bisa disalahartikan sebagai milik negara lain.

Kossy Ng menekankan bahwa pendengar global sangat menghargai autentisitas. “Pelajaran terbesar yang kami dapatkan dari para artis Indonesia adalah bahwa pendengar global sangat menghargai autentisitas,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sangat menyenangkan melihat musisi Indonesia terus membangun momentum internasional dengan cara yang segar dan unik.

Spotify sendiri berkomitmen mendukung ekspor musik lokal melalui program .ORG dan penempatan di berbagai editorial playlist global. Dengan dukungan teknologi dan konsistensi para musisi, industri musik Indonesia kini tidak hanya menjadi penonton di pasar global, tetapi mampu berdaya secara finansial sekaligus meraih perhatian dunia.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.