Media Kampung – Menjelang HUT ke-80 Bhayangkara, Polri mengumumkan telah menyelesaikan pembangunan 711 unit Jembatan Merah Putih Presisi dari total 775 unit yang direncanakan di seluruh Indonesia. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam sambutan puncak peringatan HUT Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Rabu (17/7).

“Di mana 711 di antaranya telah selesai dibangun dan 64 lainnya dalam proses pembangunan yang akan tuntas bulan ini,” ujar Listyo. Jembatan yang masih dikerjakan ditargetkan rampung pada Juli 2026.

Manfaat Jembatan untuk Masyarakat

Kapolri menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendorong pergerakan roda perekonomian di daerah. “Masifnya pembangunan SPPG dan jembatan telah mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Sigit, jembatan ini mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, dan layanan prioritas lainnya. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disebut mendukung perbaikan kualitas kesehatan melalui peningkatan akses makanan bergizi.

Pencapaian di Berbagai Daerah

Salah satu contoh keberhasilan program ini terlihat di Polda Riau yang menuntaskan pembangunan 110 Jembatan Merah Putih Presisi. Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung infrastruktur daerah, terutama di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.

Dengan selesainya sebagian besar jembatan, Polri berharap mobilitas warga semakin lancar dan perekonomian lokal dapat terangkat. Sisanya yang masih dalam proses akan segera diselesaikan dalam waktu dekat.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.