Media Kampung – MWC Shanghai 2026 resmi ditutup pada Jumat, 26 Juni 2026, setelah tiga hari penyelenggaraan di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), China. Ajang yang digelar GSMA dengan tema The IQ Era ini menyoroti sejumlah inovasi teknologi mutakhir, mulai dari mobile AI, robot humanoid, hingga kesehatan digital.
Mobile AI dan On-Device AI
Salah satu agenda utama MWC Shanghai 2026 adalah integrasi kecerdasan buatan pada perangkat bergerak. Teknologi mobile AI diproyeksikan semakin terintegrasi pada ponsel pintar, komputer pribadi, perangkat wearable, hingga perangkat Internet of Things (IoT). GSMA menilai perkembangan ini mendorong pemrosesan AI langsung di perangkat atau on-device AI, yang membuka peluang bagi layanan digital yang lebih personal, responsif, dan mendukung interaksi multimodal.
Robot Humanoid dan Embodied AI
Demonstrasi robot humanoid menjadi salah satu atraksi paling menarik perhatian. Melalui program Humanoid Robot Football Penalties Challenge, robot diuji kemampuan mengambil keputusan secara langsung, mengendalikan gerakan, serta menjaga ketepatan dalam situasi kompetitif. Selain adu penalti, robot humanoid juga tampil dalam pertunjukan tari dan musik. Demonstrasi ini memperlihatkan perkembangan embodied AI, yaitu kecerdasan buatan yang dapat berinteraksi dan merespons lingkungan fisik.
Komunikasi Satelit dan Jaringan Non-Terestrial
MWC Shanghai 2026 juga menampilkan perkembangan komunikasi satelit dan jaringan non-terestrial (non-terrestrial network/NTN). Teknologi ini berpotensi memperluas akses konektivitas ke wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan telekomunikasi darat. Pengembangan jaringan satelit dan NTN dipandang penting bagi sektor industri, layanan darurat, transportasi, hingga konektivitas di daerah terpencil, dan menjadi bagian dari ekosistem komunikasi generasi berikutnya.
Kesehatan Digital dan Mobilitas Cerdas
Sektor kesehatan digital turut mendapat porsi pembahasan. Pemanfaatan AI untuk layanan kesehatan diarahkan pada peningkatan kualitas diagnosis, pemantauan pasien, pengelolaan data medis, serta pencapaian hasil klinis yang lebih terukur. Sementara itu, di sektor mobilitas cerdas, MWC Shanghai 2026 menghadirkan demonstrasi mobil balap listrik Formula E Gen3 Evo yang dilengkapi modem dan antena 5G untuk menampilkan tayangan kamera onboard secara langsung. Hal ini menunjukkan pemanfaatan konektivitas berkecepatan tinggi dalam lingkungan balap profesional, termasuk untuk pengiriman data secara real time.
Pernyataan GSMA
Kepala GSMA Greater China, Sihan Bo Chen, mengatakan bahwa kemajuan AI dan konektivitas telah memperluas dampaknya ke berbagai bidang industri. “MWC Shanghai tahun ini mencerminkan betapa cepatnya AI dan konektivitas canggih memengaruhi industri global, dari mobilitas dan robotika hingga manufaktur maju dan kesehatan,” kata Chen dalam keterangan resmi.
Penutupan
Berakhirnya MWC Shanghai 2026 menegaskan bahwa arah industri telekomunikasi kini tidak hanya berfokus pada perluasan jaringan. Integrasi mobile AI, komunikasi satelit, kesehatan digital, robot humanoid, kendaraan listrik, dan infrastruktur digital menjadi bagian dari transformasi teknologi yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan