Media KampungKickstarter memutuskan untuk membatalkan aturan baru terkait konten dewasa yang sebelumnya diterapkan, setelah menerima banyak kritik dalam satu pekan terakhir. Perubahan aturan tersebut sempat memperketat larangan terhadap berbagai jenis konten dewasa, termasuk yang sebelumnya tidak dilarang seperti konten dengan adegan seksual tersirat dan istilah seperti MILF/DILF.

Perubahan kebijakan ini dilatarbelakangi oleh tekanan dari Stripe, penyedia jasa pembayaran yang digunakan Kickstarter. Dalam kebijakan baru yang diumumkan awal bulan ini, Kickstarter memperluas larangan yang sebelumnya hanya mencakup konten pornografi dan ilegal, menjadi sangat rinci dan membatasi banyak jenis konten dewasa. Namun, kebijakan ini memicu reaksi negatif dari para pengguna dan kreator di platform tersebut.

Banyak pengguna menyatakan kekecewaan mereka di berbagai media sosial. Seorang pengguna Reddit menyebut bahwa perubahan ini menunjukkan bahwa masyarakat belum berhasil melawan pandangan kuno yang memandang seksualitas manusia sebagai sesuatu yang memalukan atau jahat. Sementara itu, di platform Bluesky, seorang pengguna menilai langkah ini sebagai bentuk sensor melalui jalur keuangan.

Situasi ini bukanlah hal baru di industri digital, mengingat platform lain seperti Steam dan itch.io juga mengalami tekanan serupa dari perusahaan penyedia layanan pembayaran untuk membatasi konten dewasa di toko digital mereka. Bagi Kickstarter, perubahan aturan ini berdampak langsung pada kampanye pendanaan yang sudah berjalan, di mana beberapa kampanye bahkan pernah dihentikan secara tiba-tiba oleh Stripe di tengah proses pendanaan.

Sean Leow, COO Kickstarter, mengakui bahwa aturan baru tersebut dibuat untuk menyelaraskan kebijakan mereka dengan Stripe yang memiliki aturan lebih ketat terhadap konten dewasa. Namun, ia juga mengakui keputusan itu merupakan pengabaian terhadap semangat kreatif dan kebebasan yang selama ini diusung oleh Kickstarter. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk mengembalikan aturan lama yang lebih sederhana dan tidak terlalu spesifik.

Meski aturan lama kembali diberlakukan, Stripe masih memiliki kewenangan untuk menghentikan kampanye yang dianggap melanggar kebijakan mereka, bahkan jika kampanye tersebut sudah disetujui oleh Kickstarter. Dalam kasus seperti itu, Kickstarter berjanji akan terus memperjuangkan hak para kreator secara langsung, meskipun tidak semua kasus suspensi dapat dibatalkan.

Leow menyatakan bahwa Kickstarter berkomitmen untuk memperbaiki proses ini dan membangun kembali kepercayaan pengguna. Mereka ingin terus memberikan ruang bagi karya kreatif yang berani dan inovatif, meskipun menghadapi tantangan dari regulasi dan kebijakan pihak ketiga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.