Media Kampung – Pengguna chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk melaporkan gangguan signifikan pada layanan ini pada hari Jumat. Banyak dari mereka mengalami kesulitan mengakses aplikasi, menerima balasan, serta melakukan login ke platform tersebut.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, sekitar 71% keluhan berasal dari pengguna aplikasi mobile Grok. Sebanyak 28% melaporkan masalah pada situs web, sementara 1% menghadapi kendala saat mencoba masuk ke akun mereka. Puncak laporan gangguan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dengan hampir 800 laporan.
Pengguna Grok mengungkapkan frustrasi mereka lewat media sosial dengan membagikan tangkapan layar yang menunjukkan chatbot gagal memberikan tanggapan atau menampilkan balasan kosong. Selain itu, beberapa pengguna juga mendapatkan pesan ‘high demand’ yang mengindikasikan tingginya beban pada sistem.
Grok merupakan produk dari perusahaan xAI dan terintegrasi dengan platform media sosial X. Sejak diluncurkan pada 2023, Grok menjadi pesaing utama ChatGPT milik OpenAI dan Gemini dari Google. Namun, layanan ini kerap mengalami gangguan teknis yang berulang selama beberapa bulan terakhir.
Keluhan pengguna sebelumnya meliputi respon yang lambat, kegagalan saat login, dan pesan kesalahan ‘high demand’ saat terjadi lonjakan pengguna atau pembaruan perangkat lunak. Beberapa pengguna juga melaporkan hilangnya riwayat obrolan serta fitur seperti ‘Imagine’ dan unggahan file pada chat yang tidak berfungsi.
Spekulasi di kalangan pengguna mengarah pada kemungkinan gangguan ini disebabkan oleh migrasi sistem, rollback server, atau peluncuran pembaruan besar oleh xAI. Namun, hingga saat pelaporan, pihak xAI belum memberikan pernyataan resmi terkait masalah ini. Situs status layanan resmi xAI masih menunjukkan bahwa sistem dalam kondisi operasional, meskipun gangguan masih dirasakan oleh pengguna di berbagai wilayah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan