Media Kampung – Pinkan Mambo minta cerai mengakhiri pernikahan lima tahun dengan Arya Khan, sementara Arya Khan dituduh menggunakan uang endorse secara tertutup untuk membangun rumah pribadi.
Pengajuan gugur cerai resmi dilayangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 12 Juni 2024, menyebutkan alasan perselisihan keuangan dan ketidakcocokan pribadi.
Pinkan, penyanyi pop terkenal sejak era 2000-an, menyatakan dalam pernyataan tertulis, “Saya tidak dapat melanjutkan hidup bersama dalam situasi yang tidak menghargai kontribusi saya”.
Arya Khan, pengusaha muda dan influencer, menanggapi melalui juru bicara, “Saya tetap berkomitmen memenuhi tanggung jawab nafkah meski ada perbedaan cara pengelolaan keuangan”.
Sumber internal mengonfirmasi bahwa Arya Khan mengalokasikan dana dari beberapa kontrak endorsement brand kecantikan ke proyek pembangunan rumah di kawasan Bogor, tanpa sepengetahuan istri.
Penemuan tersebut muncul setelah sejumlah ngamen (musisi jalanan) membagikan video di media sosial yang menyoroti dukungan moral mereka kepada Pinkan, menandai solidaritas publik terhadap situasi artis tersebut.
Ngamen tersebut, yang dikenal menggelar aksi di kawasan Tanah Abang, menyuarakan dukungan lewat lagu-lagu yang menggambarkan perjuangan wanita dalam hubungan tidak seimbang.
Pengamat budaya menilai fenomena ini mencerminkan dinamika kekuasaan ekonomi dalam pernikahan selebriti, di mana uang endorsement dapat menjadi sumber ketegangan tersembunyi.
Data keuangan publik menunjukkan bahwa Arya Khan menerima lebih dari tiga juta dolar dari endorsement pada tahun 2023, sebagian besar dari merek pakaian dan produk perawatan kulit.
Penggunaan dana tersebut untuk properti pribadi tidak terdaftar dalam laporan keuangan resmi, menimbulkan pertanyaan tentang transparansi keuangan pasangan selebriti.
Pinkan juga mengungkapkan rasa frustrasi terhadap kurangnya pengakuan atas kontribusinya dalam mengelola keuangan keluarga, meski ia pernah menandatangani perjanjian bersama.
Dalam wawancara eksklusif dengan media lokal, Pinkan menambahkan, “Saya berharap proses perceraian dapat memberi kejelasan dan keadilan bagi semua pihak”.
Sementara itu, Arya Khan menegaskan, “Saya tidak akan menghindar dari kewajiban nafkah, namun keputusan finansial pribadi saya tetap sah selama tidak merugikan pihak lain”.
Pengadilan menjadwalkan sidang lanjutan pada 25 Agustus 2024 untuk membahas pembagian aset dan hak asuh anak, meskipun belum ada anak yang tercatat dalam pernikahan tersebut.
Hingga kini, kedua belah pihak masih tinggal terpisah; Pinkan tinggal di apartemen di Kemang, sementara Arya Khan tetap di rumah baru yang sedang dibangun di Bogor.
Kondisi terbaru menunjukkan tidak ada keputusan akhir dari pengadilan, namun publik terus memantau perkembangan kasus ini melalui platform media sosial dan laporan berita.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan