Media Kampung – Rebecca Klopper belum lama ini diketahui menyambangi Bareskrim Polri untuk melakukan konsultasi hukum dengan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber terkait persoalan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Rupanya karena hal tersebut, muncul tudingan dari warganet yang menyebut dirinya ditinggalkan oleh teman-temannya.
Tudingan tersebut muncul lantaran Rebecca datang hanya didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, saat menyambangi Bareskrim Polri. Seolah menanggapi tudingan tersebut, Rebecca belum lama ini terlihat mengunggah sederet tangkapan layar chat WhatsApp teman-temannya yang memberikannya dukungan.
“Kebiasaan burukku adalah aku tak suka meminta tolong pada siapapun,” kata Rebecca Klopper.
Aktris berusia 24 tahun itu juga menjelaskan bahwa alasannya menyambangi Bareskrim tanpa teman-temannya lantaran merasa memiliki kuasa hukum yang mumpuni untuk mengurusi kasus hukumnya. Oleh karena itu, Rebecca Klopper sangat menyayangkan ketika ada warganet yang berspekulasi liar tentang dirinya.
“Amit-amit deh orang-orang yang asbun. Semoga kalian menemukan kedamaian dalam diri kalian. Enggak semua orang suka attention ya,” tuturnya.
Di unggahan lain, Rebecca juga meminta publik untuk tidak menyebarkan opini jelek tentang orang-orang terdekatnya. Dia bahkan memastikan, sudah memfilter orang-orang yang masih setia bersamanya menghadapi perkara yang menyeret namanya ini.
“Aku tahu siapa yang ada sama aku di titik terendah dan siapa yang tetap stay. Aku meminta mereka untuk tak memberi pembelaan karena aku memang tak suka cari perhatian. Teman-temanku sudah seperti keluarga kedua bagiku. Kalian menyakiti mereka berarti kalian juga menyakiti aku. Maaci doa-doa baiknya di DM. Aku baik-baik saja. Namaste,” pungkasnya.













