Media Kampung – Khutbah Jumat 22 April menekankan Hari Bumi Sedunia sebagai panggilan moral untuk melindungi alam, sekaligus menegaskan tanggung jawab umat Islam menjaga bumi yang dianugerahkan Tuhan.

Imam Masjid Al-Ikhlas di Surabaya menyampaikan khutbah dengan menyinggung fakta global bahwa lebih dari 180 negara merayakan Earth Day, namun tantangan polusi dan deforestasi masih meningkat.

Ia menambahkan bahwa ajaran Islam menempatkan manusia sebagai khalifah bumi, yang wajib merawat ciptaan Allah dengan sikap berkelanjutan.

“Kita harus menjadi contoh dalam mengurangi sampah plastik dan menanam kembali pohon yang hilang,” ujar Imam, mengutip ayat Al‑Qur’an tentang tidak berlebihan dalam penggunaan sumber daya.

Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan produksi sampah plastik Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, dengan 30% tidak dikelola secara tepat.

Dalam konteks tersebut, khutbah menekankan pentingnya daur ulang, penggunaan barang ramah lingkungan, serta partisipasi aktif dalam program bersih‑bersih di lingkungan sekitar.

Umat yang hadir diminta menandatangani komitmen hijau, meliputi pengurangan penggunaan kantong plastik, menanam minimal satu pohon setiap bulan, dan menghemat energi listrik di rumah.

Program komunitas Masjid Al‑Ikhlas telah meluncurkan taman kota mini seluas 200 meter persegi, yang ditanami oleh relawan Jumat lalu.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Surabaya, yang menyatakan bahwa inisiatif berbasis keagamaan dapat mempercepat pencapaian target Nasional 2025 dalam pengelolaan limbah.

Selain itu, Imam menyoroti peran pendidikan agama dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini, dengan mengintegrasikan materi eco‑Islam di madrasah.

Ia menutup khutbah dengan doa agar Allah melimpahkan keberkahan bagi mereka yang berusaha melestarikan bumi, serta memohon perlindungan dari bencana yang dipicu perubahan iklim.

Sejak Jumat lalu, laporan media lokal mencatat peningkatan partisipasi warga dalam program daur ulang, menandakan bahwa pesan khutbah telah memicu aksi nyata di tingkat komunitas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.