Media Kampung – Surabaya kini memiliki Kampung Inggris yang dikembangkan menyerupai kawasan Pare di Kediri. Inisiatif ini berasal dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) bersama pihak Kelurahan Semolowaru sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat setempat.
Program tersebut diluncurkan dengan tujuan memfasilitasi warga Surabaya yang ingin belajar bahasa Inggris secara intensif dan terjangkau tanpa harus pergi ke luar kota. Konsep Kampung Inggris ini mengadopsi metode pembelajaran langsung yang selama ini terbukti efektif di Pare, Kediri, yang sudah terkenal sebagai pusat pendidikan bahasa Inggris informal di Indonesia.
Fakultas Ilmu Budaya Untag bersama Kelurahan Semolowaru berperan aktif dalam mempersiapkan sarana dan prasarana, termasuk penyediaan ruang belajar dan pengajar yang kompeten. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris warga sekitar dengan pendekatan yang menyenangkan dan praktis.
Keberadaan Kampung Inggris di Surabaya ini juga membuka peluang bagi pelajar dan masyarakat umum untuk mengakses pendidikan bahasa Inggris dengan lebih mudah tanpa harus menempuh biaya besar dan perjalanan jauh. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sumber daya manusia di wilayah Surabaya pada era globalisasi.
Sejauh ini, program Kampung Inggris di Semolowaru telah mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Pihak Untag dan Kelurahan terus berupaya mengembangkan metode pembelajaran serta menambah fasilitas untuk mendukung kenyamanan peserta didik.
Dengan adanya Kampung Inggris ini, Surabaya semakin memperkuat posisinya sebagai kota pendidikan yang mendukung pengembangan keterampilan bahasa asing. Program ini akan terus dipantau dan dievaluasi agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan