Media KampungKaukus Muda 1207 menyuarakan keprihatinan atas kondisi penumpukan sampah di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak terus menjadikan KBB sebagai lokasi pembuangan sampah dari kawasan Bandung Raya tanpa perlindungan lingkungan yang memadai.

Penumpukan sampah di TPPAS Sarimukti telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat. Warga merasa wilayahnya hanya dijadikan tempat pembuangan akhir bencana lingkungan yang berasal dari berbagai daerah sekitar Bandung Raya. Hal ini dinilai tidak adil karena dampak negatifnya langsung dirasakan oleh penduduk KBB tanpa adanya langkah perlindungan yang efektif dari pemerintah provinsi.

Kritik keras ini disampaikan sebagai respons atas kondisi pengelolaan sampah yang dianggap belum optimal. Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat telah mengungkapkan upaya yang sedang dijalankan untuk memperpanjang masa operasi Zona 5 di TPA Sarimukti. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk mengatasi tekanan sampah yang terus meningkat dari wilayah sekitarnya.

Kaukus Muda 1207 menegaskan pentingnya perubahan kebijakan dari Pemprov Jabar agar tidak membebani KBB dengan persoalan sampah yang tidak berkeadilan. Mereka meminta adanya perhatian yang lebih serius terhadap aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

Saat ini, warga dan aktivis terus memantau perkembangan situasi di TPPAS Sarimukti. Mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan yang lebih konkret untuk mengatasi permasalahan ini agar tidak berlanjut menjadi bencana lingkungan yang merugikan banyak pihak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.