Media Kampung – PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (PT POMI) menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UNM) untuk memantau pengelolaan hutan rakyat di Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Kerja sama ini dimaksudkan memperkuat keberlanjutan Program Penguatan Strategi dan Kolaborasi Pengelolaan Hutan Rakyat yang telah berjalan sejak 2009.

Rochman Hidayat, Head of Human Capital, Facility and Community PT POMI, menegaskan bahwa monitoring tahunan akan memastikan program tidak hanya bersifat simbolik.

Ia menyatakan, “Kami tidak ingin program ini sekadar berjalan, sehingga kolaborasi dengan UNM menjadi kunci evaluasi rutin setiap tahun,” pada Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dilaksanakan dengan tema “Melindungi Mata Air, Menjaga Keanekaragaman Hayati” di lokasi yang sama.

Program yang dinamai Permata Hati merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT POMI, khususnya bagi unit pembangkit PLTU Paiton Unit 3, 7, dan 8.

Permata Hati menitikberatkan pada perlindungan sumber mata air dan pelestarian keanekaragaman hayati di hutan rakyat setempat.

Selama lebih dari satu dekade, program ini telah melibatkan masyarakat dalam upaya pengelolaan mandiri hutan.

UNM mengirim tim akademisi, dipimpin oleh Prof. Fatchur Rohman, untuk melakukan pemantauan ilmiah dan memberikan rekomendasi teknis.

Prof. Ong menilai Desa Selobanteng memiliki indeks keanekaragaman tumbuhan yang tinggi, dengan tercatat 66 jenis tanaman.

Ia menambahkan, “Variasi dan pemerataan jenis tumbuhan menunjukkan ekosistem yang seimbang dan berpotensi menjadi contoh konservasi di wilayah lain,” kata Prof. Ong.

Data ilmiah yang dikumpulkan UNM akan dipublikasikan dalam laporan tahunan yang akan dibagikan kepada pemerintah desa dan pemangku kepentingan.

Laporan tersebut mencakup indikator kualitas air, keberadaan spesies flora, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanaman.

Hasil pemantauan tahun 2025 menunjukkan peningkatan kualitas air di mata air utama desa sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan erosi tanah juga tercatat, berkat program reboisasi yang melibatkan penduduk lokal.

Pihak PT POMI menyatakan komitmen untuk menyalurkan dana CSR tambahan guna mendukung pelatihan lanjutan bagi warga.

Pelatihan tersebut mencakup teknik pengelolaan hutan berbasis agroforestry dan pemanfaatan hasil hutan non-kayu.

Selain itu, PT POMI berencana memperluas jaringan monitoring ke desa-desa tetangga yang memiliki potensi hutan rakyat serupa.

UNM akan menyediakan platform digital untuk pengumpulan data lapangan secara real-time, memudahkan analisis tren lingkungan.

Kemitraan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Dinas tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara sektor swasta, akademisi, dan masyarakat dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Secara historis, hutan rakyat di Situbondo telah menjadi sumber kehidupan bagi ribuan penduduk melalui pengambilan kayu bakar dan bahan pangan.

Namun, tekanan eksploitasi ilegal pada dekade terakhir memicu penurunan tutupan hutan secara signifikan.

Program PT POMI dan UNM berupaya mengembalikan fungsi ekologi hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip partisipasi inklusif, melibatkan kelompok perempuan dan pemuda.

Kegiatan tersebut mencakup lokakarya, survei lapangan, serta sesi dialog terbuka antara pihak perusahaan dan warga.

Hasil awal menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan di antara warga, terutama dalam hal pentingnya melindungi mata air.

Rochman menutup pertemuan dengan harapan bahwa kolaborasi ini dapat menjadi model bagi daerah lain di Jawa Timur.

Ia menambahkan, “Kami berkomitmen melanjutkan monitoring tahunan bersama UNM untuk memastikan program ini tetap relevan dan berdampak,” ujarnya.

Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan hutan rakyat Selobanteng dapat terus menjadi penopang ekosistem dan sumber daya bagi generasi mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.