Media Kampung – 05 April 2026 | Seorang pengemudi ojek online berusia 50 tahun meninggal setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Kapten A. Rivai, Bukit Kecil, Palembang, pada siang Jumat, 3 April 2026.

Korban yang dikenal sebagai Ujang Junaidi, warga Talang Kelapa, sedang melintasi jalan dengan sepeda motor ketika pohon besar tiba‑tiba roboh dan menimpanya.

Menurut saksi, pohon tersebut terlihat rapuh sebelum jatuh, namun tidak ada peringatan atau upaya pemangkasan sebelumnya.

Petugas Polsek Ilir Barat I tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan dan menemukan korban sudah tidak bernyawa karena luka kepala berat.

Dua saksi mata memberikan keterangan kepada polisi untuk membantu penyelidikan awal tentang kondisi pohon dan lalu lintas pada saat kejadian.

Baca juga:

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan duka cita kepada keluarga Ujang Junaidi dan menyatakan pemerintah kota akan memberikan santunan serta pendampingan.

Ratu Dewa menegaskan bahwa kejadian ini menjadi tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keselamatan publik dan akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pohon rawan di kota.

Ia menambahkan, bila ditemukan kelalaian dalam pengawasan atau penanganan, pihak terkait akan dipertanggungjawabkan secara tegas.

Pemerintah kota berjanji akan memperkuat program pendataan, pemangkasan, dan penggantian pohon tua atau berisiko di titik‑titik strategis.

Kejadian tersebut terjadi sesaat sebelum Ujang berangkat untuk melaksanakan salat Jumat, dan ia sempat mengirim pesan singkat kepada keluarga, ‘pamit pergi salat Jumat’, sebelum tragedi menimpa.

Baca juga:

Keluarga korban mengungkapkan keprihatinan mendalam serta harapan agar pihak berwenang meningkatkan pengawasan lingkungan kota.

Pihak kepolisian mengingatkan pengendara untuk selalu waspada terhadap bahaya di jalan, terutama pada musim hujan ketika kondisi pohon dapat berubah cepat.

Kasus ini menambah daftar insiden pohon tumbang di Palembang yang menimbulkan kematian, menegaskan perlunya langkah preventif yang lebih intensif.

Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, diharapkan Palembang dapat mengurangi risiko serupa dan menjaga keamanan jalan bagi semua pengguna.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.

Baca juga: