Media Kampung, Kediri – Kejuaraan Provinsi Wushu Jawa Timur Piala Ketua Umum Pengprov Wushu Jawa Timur sekaligus Kejuaraan Wushu Tingkat Nasional Piala Wali Kota Kediri 2026 digelar di GOR Jayabaya, Kota Kediri. Kejuaraan ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 18 Oktober 2026 dengan diikuti oleh 1.306 peserta yang berasal dari 29 kabupaten dan kota se-Jawa Timur, serta perwakilan dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.
Ketua penyelenggara sekaligus Ketua Harian Wushu Kota Kediri, Deddy Setiyawan Priambodo, mengungkapkan kebanggaannya karena Kota Kediri dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan, evaluasi kemampuan atlet, serta pencarian bibit unggul yang dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Kami ingin mendorong lahirnya atlet wushu yang semakin berkualitas, bermental juara, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki disiplin dan karakter yang kuat,” terangnya.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, kejuaraan ini juga dikemas sebagai bagian dari pengembangan sport tourism atau pariwisata olahraga di Kota Kediri. Diharapkan kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.
Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi kesiapan GOR Jayabaya, mengingat Kota Kediri berpotensi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur pada tahun 2029. Dalam kesempatan itu, panitia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri, KONI Jawa Timur, KONI Kota Kediri, Pengprov dan Pengkot Wushu, serta seluruh sponsor dan pihak pendukung yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini.
Sementara itu, Walikota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi terselenggaranya Kejuaraan Wushu di Kota Kediri. Pemerintah Kota Kediri menyambut baik kepercayaan yang diberikan. Perhelatan ini dinilai bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana penting pembinaan karakter dan peningkatan kemampuan atlet sejak dini. “Merupakan kebanggaan bagi kami pemerintah kota kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan wushu. Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi tempat anak-anak memperoleh medali, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus peningkatan kemampuan mereka,” terangnya.
Kejuaraan ini diharapkan dapat memicu semangat dan motivasi anak-anak untuk terus mengembangkan potensi diri di cabang olahraga wushu. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bibit-bibit unggul dari Kota Kediri diharapkan kelak mampu mengharumkan nama daerah hingga di kancah internasional, mengikuti jejak para senior yang telah berprestasi.
Turut hadir Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia Jawa Timur, H.M. Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, dan Wakil Walikota Kediri Qowimuddin Thoha.














