Media Kampung – 16 April 2026 | Jumlah penumpang kereta api di Daerah Operasi (Daop) 9 Jember meningkat 9,39 persen pada Triwulan I tahun 2026, menandakan tren positif mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.
Selama periode Januari hingga Maret 2026, total penumpang tercatat 1.646.064 orang, naik signifikan dibandingkan 1.504.760 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Puncak penumpang terjadi pada bulan Maret dengan total 594.305 orang, mencerminkan lonjakan perjalanan menjelang Lebaran.
Stasiun Jember menjadi kontributor terbesar dengan 530.448 penumpang, diikuti oleh Stasiun Banyuwangi Kota yang mencatat 228.057 penumpang.
Stasiun Ketapang menempati peringkat ketiga dengan 177.950 penumpang selama tiga bulan pertama tahun 2026.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat pada bulan Maret yang bertepatan dengan masa angkutan Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang terus mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Cahyo pada Selasa, 14 April 2026.
Dia menambahkan, pihak Daop 9 akan terus berinovasi dengan menitikberatkan pada aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.
Inisiatif tersebut mencakup peningkatan fasilitas stasiun, pelatihan staf, serta penerapan teknologi pemantauan jadwal secara real‑time.
Dengan pencapaian tersebut, Daop 9 Jember optimis tren kenaikan penumpang akan berlanjut pada kuartal berikutnya.
Kondisi terbaru menunjukkan bahwa pemantauan jumlah penumpang terus dilakukan secara real‑time untuk memastikan layanan tetap responsif terhadap kebutuhan penumpang.
Pengamatan ini diharapkan dapat menjadi indikator kuat kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api di wilayah Jember dan sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan