Media Kampung – Sebuah kandang ternak di Lingkungan Concrong, Kelurahan Boyolangu, Banyuwangi terbakar pada Senin, 19 Oktober 2026. Kebakaran ini mengakibatkan empat ekor kambing milik warga tewas terpanggang. Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan di dekat lokasi kandang.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik kandang, Wahyu Dwi Setyo Bidyanto, 34 tahun, sekitar pukul 09.00 WIB. Melihat kebakaran, Wahyu segera meminta bantuan kepada warga setempat untuk mencegah api menyebar ke bangunan lain. “Begitu melihat kebakaran di area kandang, pemilik segera meminta tolong warga sekitar agar api tidak membesar dan merambat ke bangunan lain,” jelas Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Salam Bikwanto.
Bersama warga, upaya pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Api semakin membesar dan berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar. Salah satu warga kemudian menghubungi Call Center Dinas Damkarmat Kabupaten Banyuwangi. Di tengah upaya pemadaman, warga juga berusaha menyelamatkan hewan ternak yang berada di dalam kandang. Sebanyak tiga ekor sapi berhasil dikeluarkan dan diselamatkan. Sayangnya, upaya penyelamatan untuk kambing tidak berhasil akibat api yang semakin berkobar.
“Akibatnya, sebanyak empat ekor kambing tidak berhasil diselamatkan,” tambah Salam. Setibanya di lokasi, tim Damkarmat segera melakukan penyemprotan air secara bertahap dan terarah pada titik-titik api. Penyemprotan difokuskan pada area yang masih terdapat kobaran api, sehingga akhirnya api dapat dipadamkan.
Menurut hasil investigasi awal, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan, yang kemudian menyambar material di sekitar lokasi, sehingga api merambat ke bangunan kandang. Pemilik kandang mengalami kerugian sekitar Rp13 juta, yang mencakup kerusakan kandang akibat terbakar dan hilangnya empat ekor kambing.












