Media Kampung – Peramu taktik Manchester United, Michael Carrick, akhirnya angkat bicara mengenai skandal pelanggaran aturan finansial yang menyeret Manchester City. Carrick menegaskan bahwa penerimaan medali secara susulan – jika gelar Man City dicabut – tidak akan pernah bisa menggantikan momen emosional yang hilang.

Carrick merupakan bagian dari skuad Red Devils saat masih menjadi pemain di bawah asuhan Sir Alex Ferguson pada 2012, serta Jose Mourinho pada 2018. Pada kedua musim tersebut, Manchester United harus puas finis sebagai runner-up di belakang Manchester City. Kedua periode tersebut masuk dalam rentang penyelidikan Premier League terkait dugaan pelanggaran keuangan Manchester City, yang terjadi antara tahun 2009 hingga 2018. Kepastian sanksi kini masih menunggu proses banding resmi yang telah diajukan oleh pihak The Citizens atas vonis bersalah mereka.

Momen-momen yang Terjadi Takkan Berubah

Carrick sempat ditanya apakah dirinya bersedia menerima medali juara jika banding Manchester City ditolak dan gelar mereka dicopot. Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut memilih untuk menahan diri. “Saya pikir untuk saat ini, karena masalah ini belum final, saya akan menyimpan jawaban tersebut sampai nanti,” ujar Carrick sebagaimana dikutip dari ESPN.

“Terlepas dari apa pun, sebuah medali dalam olahraga apa pun sepanjang sejarah, makin lambat Anda mendapatkannya, hal itu sudah terbukti. Momen itulah yang Anda perjuangkan – untuk menang dan mencapainya pada saat itu. Jadi medali di luar sana tidak memberikan perasaan seperti ketika Anda awalnya menang atau tidak. Itulah alasan utama kita berjuang.”

Desakan dari Carrick

Belum adanya kepastian hukuman untuk Manchester City juga dinilai memicu kekhawatiran karena dapat memengaruhi peta persaingan Premier League musim ini. Ketidakjelasan pengurangan poin berpotensi berdampak pada perburuan gelar, perebutan zona Liga Champions, hingga persaingan papan bawah. Carrick pun mendesak otoritas sepak bola agar segera menyelesaikan proses hukum ini secepat mungkin demi kebaikan seluruh pihak.

“Apa yang ingin saya katakan, makin cepat masalah ini diselesaikan demi kebaikan bersama, itu sangat penting. Kecepatan adalah hal yang esensial. Saya rasa cukup jelas bagi saya untuk duduk di sini dan mengatakan hal tersebut. Ada begitu banyak sudut pandang dari berbagai perspektif berbeda, tetapi kecepatan sangat penting agar semua orang mendapat kejelasan, mampu menghadapinya, dan melangkah maju apa pun yang terjadi.”