Media Kampung – Pemerintah Italia sedang menyiapkan kebijakan baru yang melarang penggunaan burka dan hijab di lingkungan sekolah serta mewajibkan siswa asing untuk menguasai bahasa Italia. Kebijakan ini bertujuan agar anak-anak Italia tidak merasa sebagai kelompok minoritas di ruang kelas.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyatakan bahwa ruang kelas harus menjadi tempat di mana anak-anak Italia tidak merasa terpinggirkan akibat keberadaan kelompok minoritas. Ia menegaskan bahwa penggunaan burka dan hijab di sekolah tidak akan diperbolehkan, sekaligus menambahkan kewajiban bagi orang tua siswa asing untuk mempelajari bahasa Italia agar anak-anak mereka dapat lebih mudah beradaptasi dengan sistem pendidikan di negara tersebut.

Baca juga:

Kebijakan ini direncanakan akan segera diajukan ke Dewan Menteri untuk disahkan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Italia untuk mengatur jumlah siswa asing di sekolah dan memperkuat integrasi melalui bahasa dan norma yang berlaku di Italia.

Dalam konteks yang lebih luas, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan bahwa sepanjang tahun 2026, hampir 60.000 migran dan pengungsi telah tiba di Eropa melalui jalur laut, menurun 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, angka kematian atau hilang saat menyeberangi Laut Mediterania meningkat menjadi 2.292 orang dari 1.999 orang pada periode sebelumnya, menandakan risiko tinggi yang dihadapi migran.

Baca juga:

Kebijakan Italia ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengelola dampak sosial dan pendidikan dari arus migrasi yang masuk ke negara tersebut. Dengan mewajibkan penguasaan bahasa Italia, pemerintah berharap siswa asing dapat lebih cepat beradaptasi dan mengurangi kesenjangan di lingkungan sekolah.

Langkah ini juga mencerminkan perdebatan yang sedang berlangsung di Eropa terkait integrasi budaya dan identitas nasional di tengah meningkatnya keberagaman populasi. Meski kontroversial, kebijakan ini akan menentukan arah penanganan pendidikan dan integrasi sosial di Italia ke depan.

Baca juga: