Media Kampung, Palembang – Atap alkan yang terpasang di samping toko milik warga Kecamatan Kemuning, Palembang, dilaporkan hilang akibat pencurian. Kejadian ini menyebabkan kerugian mencapai Rp10 juta bagi pemilik toko.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 06.00 WIB di toko yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. Korban, Kartini (34), mengetahui kehilangan atap alkan tersebut pada Senin, 28 September 2026, saat hendak memeriksa kondisi toko.
Melalui suaminya, Ferico Ridwan (38), Kartini melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada hari yang sama. Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di toko, terlihat bahwa pelaku mengambil atap alkan menggunakan alat berupa kayu.
Kerugian akibat pencurian ini ditaksir mencapai Rp10 juta. Kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang berdasarkan laporan dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sesuai Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Kronologi dan Penanganan
Pencurian terjadi saat toko dalam kondisi sepi pada pagi hari. Pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil atap alkan secara diam-diam. Setelah mengetahui kehilangan, korban segera melakukan pengecekan rekaman CCTV dan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
Polrestabes Palembang telah menerima laporan dan meneruskan kasus ini untuk penyelidikan lebih lanjut. Diharapkan pelaku dapat segera ditangkap agar memberikan efek jera dan menghindari kejadian serupa di wilayah tersebut.
Konsekuensi dan Implikasi
Pencurian material bangunan seperti atap alkan bukan hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga mengganggu aktivitas pemilik toko. Kerusakan atau kekurangan pada bangunan dapat menimbulkan risiko keamanan dan menurunkan kenyamanan usaha.
Kasus ini juga mengingatkan pentingnya pengamanan tambahan pada properti, terutama di lokasi yang rawan tindak kriminal. Peningkatan kesadaran dan kerja sama masyarakat dengan aparat keamanan menjadi kunci dalam mencegah pencurian serupa.
Polisi terus mengimbau warga untuk segera melaporkan kejadian yang mencurigakan dan memperkuat sistem keamanan di lingkungan masing-masing.












Tinggalkan Balasan