Media Kampung – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus menunjukkan tren peningkatan signifikan sepanjang tahun 2026. Menginjak akhir Kuartal III 2026, bandara ini mencatat pergerakan penumpang sebanyak 39.287.952 orang dengan total 268.200 pergerakan pesawat.

Pertumbuhan Lalu Lintas Udara

Pertumbuhan lalu lintas udara terlihat semakin kuat pada periode Juli hingga September 2026. Pada kuartal ini, jumlah penumpang mencapai 13.391.354 orang, melonjak 7,96 persen dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencatat 12.404.177 penumpang. Seiring dengan lonjakan penumpang, frekuensi pergerakan pesawat juga meningkat 6,42 persen dari 85.014 menjadi 90.476 pergerakan.

Komposisi Pengguna Jasa Bandara

Secara rinci, komposisi pengguna jasa bandara hingga September 2026 masih didominasi oleh rute domestik dengan angka 26,40 juta penumpang, sementara rute internasional menyumbang 12,88 juta penumpang. Jaringan konektivitas bandara ini kini mendukung penerbangan dari 75 maskapai yang mengoperasikan rute menuju 81 destinasi domestik dan 149 destinasi internasional.

Peningkatan Kualitas Pelayanan

Heru Karyadi, General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menyatakan bahwa tingginya aktivitas penerbangan menjadi dorongan bagi bandara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas, meningkatkan kompetensi petugas, menyederhanakan proses, dan memanfaatkan teknologi. “Pengalaman penumpang tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan petugas dan kemudahan proses perjalanan,” ujarnya.

Transformasi Infrastruktur dan Layanan

Pengelola bandara memfokuskan transformasi pada tiga aspek utama: Premises (infrastruktur), People (SDM), dan Process (proses layanan), dengan dukungan teknologi sebagai penggerak utama. Revitalisasi Terminal 1A terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dari 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun. Sementara itu, beautifikasi Terminal 3 berfokus pada penataan area check-in, pembaruan boarding lounge, dan peningkatan fasilitas umum.

Dari sisi layanan digital, pengelola mengintegrasikan sistem modern untuk memangkas antrean. Penumpang kini bisa menikmati kemudahan self bag drop, pemantauan bagasi (bag tracking), serta proses keberangkatan berbasis biometrik.

Dengan langkah-langkah ini, Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, mudah, dan efisien bagi setiap penumpang.