Media Kampung – Liburan di Kepulauan Seribu baru-baru ini diwarnai oleh aksi cepat dari personel Polsek Kepulauan Seribu Selatan yang berhasil menyelamatkan sebuah telepon seluler milik wisatawan yang terjatuh ke laut. Kejadian tersebut berlangsung di Dermaga Pulau Pari saat wisatawan tersebut hendak naik ke kapal KM Diamond 21.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB ketika kapal KM Diamond 21 sedang bersiap meninggalkan dermaga menuju Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Saat berpindah ke dalam kapal, seorang wisatawan tidak menyadari resleting tasnya terbuka sehingga handphonenya jatuh tercebur ke laut.

Korban yang panik langsung meminta pertolongan kepada tour guide yang mendampinginya. Karena kapal sudah mulai bergerak, laporan tersebut kemudian diteruskan kepada anggota Polsubsektor Pulau Pari untuk segera dilakukan penanganan.

Meski dermaga cukup sibuk dengan aktivitas wisatawan dan kapal lain, anggota kepolisian di Pulau Pari segera merespon dengan cepat. Proses pencarian dilakukan dengan penyelaman di sekitar dermaga pada siang hari yang cerah.

Berkat kerja sama antara dua personel Polsubsektor Pulau Pari dan satu anggota Damkar, handphone yang tercebur ke laut berhasil ditemukan. Tidak hanya itu, perangkat tersebut masih dalam kondisi menyala dan dapat digunakan kembali oleh pemiliknya.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra mengapresiasi respons cepat anggota kepolisian di lapangan yang sigap membantu masyarakat dan wisatawan. Ia menegaskan bahwa pelayanan humanis seperti ini menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Ini merupakan bentuk pelayanan humanis anggota Polri kepada masyarakat. Sekecil apa pun laporan warga akan kami respons dengan cepat,” ujar AKBP Argadija Putra pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Selain itu, Kapolres juga menegaskan bahwa jajaran Polres Kepulauan Seribu berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang responsif, profesional, dan humanis guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung kawasan wisata Kepulauan Seribu.

Handphone yang berhasil diselamatkan akan diserahkan kembali melalui tour guide yang mendampingi korban selama di Pulau Pari. Kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat mampu memberikan solusi cepat di tengah keramaian lokasi wisata.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.