Media Kampung, Jakarta Barat – Richard, pemilik bengkel Sentra Otopart di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, telah mendalami servis kunci keyless untuk motor sejak dua tahun lalu. Fitur remote keyless kini menjadi standar di banyak motor baru, namun bentuknya yang kecil sering kali membuat pemilik motor kesulitan, sehingga muncul kebutuhan untuk jasa servis khusus.
“Saya mau belajar lagi buat Vespa, kurang satu alat, saya sudah janjian mau main ke Hanoi, Vietnam. Alat-alat yang sebelumnya saya pakai dari Vietnam juga,” ujar Richard saat ditemui di bengkelnya. Ia menjelaskan bahwa alat dari Vietnam sangat membantu dalam proses servicing.
Saat ini, Richard menangani servis kunci keyless untuk motor merek Jepang seperti Honda, Suzuki, dan Yamaha, dengan fokus pada model yang banyak dipasarkan di Indonesia. Permintaan untuk Honda Gold Wing pernah ia tolak karena alat yang diperlukan belum mendukung. Richard menyebutkan bahwa pelanggan yang datang ke bengkelnya bisa mencapai 10 orang dalam sehari, dan setiap pengerjaan mensyaratkan STNK atau BPKB untuk memastikan keabsahan motor yang ditangani.
“Mau belajar Piaggio dan Vespa. Soalnya kan ada dua, ada yang model imobilizer yang chip-nya di kunci sama yang terbaru remote saja. Vespa kan masih sedikit di sini, bisa jadi peluang bantu orang juga. Kadang kalau beli motor bekas pada nyepelein PIN atau barcode yang hilang,” tambahnya.
Selain itu, Richard juga menyebutkan bahwa kemampuan perajin kunci di dalam negeri semakin berkembang. Alat buatan lokal kini banyak digunakan di bengkelnya untuk menggantikan perangkat impor. “Sekarang kebanyakan kami pakai alat buatan pemain kunci lokal karena lebih praktis. Orang mau belajar jadi tidak susah, cuma yang lebih canggih memang dari Vietnam,” ujarnya.
Biaya jasa servis kunci keyless berkisar Rp 300 ribuan jika barcode atau PIN motor masih ada, dan Rp 500-600 ribuan untuk motor tanpa kedua data tersebut. Proses pengerjaan memakan waktu antara 15 hingga 30 menit, dengan pengerjaan yang lebih cepat jika data tersedia.














