Media Kampung – Chery resmi meluncurkan Tiggo V pada pameran Auto China 2026 di Beijing, menonjolkan konsep SUV keluarga 7‑seater yang dapat bertransformasi menjadi MPV atau pick‑up sesuai kebutuhan pengguna.
Model ini mengusung strategi “3‑in‑1” yang memungkinkan tiga konfigurasi utama: mode SUV untuk kenyamanan berkendara harian, mode MPV dengan tiga baris tempat duduk untuk hingga tujuh penumpang, serta mode PUP (Pick‑up) yang mengubah ruang belakang menjadi bak kargo lepas pasang.
CEO Chery Brand, Jeff Zhang, menegaskan bahwa inovasi ini berlandaskan filosofi “For Family”, dengan tujuan memberikan kendaraan yang aman, praktis, dan fleksibel bagi keluarga modern.
Huruf “V” pada nama produk melambangkan Versatility, Value, dan Victory; ketiganya menekankan kemampuan multi‑fungsi, efisiensi penggunaan, serta dukungan bagi pencapaian keluarga.
Dimensi utama Tiggo V mencakup wheelbase 2.800 mm, tinggi interior 1.297 mm, serta ground clearance 220 mm. Pada mode MPV, kursi baris kedua berjenis captain seat dapat digeser hingga 380 mm dan dilipat menjadi kursi rebah, memperluas ruang kargo hingga 600 liter.
Mode PUP menambahkan modul bak belakang yang dapat dilepas pasang, dilengkapi empat titik pengait dan sekat partisi, memungkinkan pemuatan barang berukuran panjang tanpa mengorbankan ruang penumpang.
Dari segi tenaga, Tiggo V tersedia dalam varian plug‑in hybrid (PHEV) dengan sistem Chery Super Hybrid dan varian mesin bensin konvensional. Versi PHEV mencatat konsumsi bahan bakar rata‑rata 6,0 liter per 100 km, sedangkan versi bensin mencatat 7,84 liter per 100 km.
Kedua varian dilengkapi dengan kemampuan melintasi genangan air hingga 700 mm (PHEV) atau 650 mm (bensin) dan dapat menanjak pada kemiringan hingga 30 derajat, menjadikannya cocok untuk kondisi jalan perkotaan maupun medan ringan off‑road.
Keamanan menjadi fokus utama, dengan bodi menggunakan 76 % high‑strength steel serta aluminium pada area kritis. Sistem bantuan pengemudi mencakup Forward Collision Warning, Autonomous Emergency Braking, Automatic Parking Assist, dan Remote Parking Assist.
Meskipun fitur dan spesifikasi mengesankan, Chery belum mengumumkan tanggal masuk pasar Indonesia. Kendaraan dengan bak terbuka harus memenuhi regulasi KIR di Indonesia, yang menjadi salah satu faktor penundaan.
Para analis menilai bahwa konsep 3‑in‑1 Tiggo V dapat menarik konsumen yang menginginkan fleksibilitas SUV berkapasitas besar tanpa harus memiliki dua kendaraan terpisah. Jika regulasi memungkinkan, Tiggo V berpotensi menjadi pilihan utama bagi keluarga yang membutuhkan mobilitas harian sekaligus kemampuan membawa barang besar.
Ke depannya, Chery berencana memperluas jaringan distribusi Tiggo V ke pasar Asia Tenggara, dengan menyesuaikan varian mesin dan fitur sesuai regulasi setempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan