Media Kampung – 17 April 2026 | Geely Auto mencatat rekor baru dengan penjualan 709.358 unit pada kuartal pertama 2026, menandai pencapaian tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Angka tersebut dipicu oleh percepatan elektrifikasi, ekspansi internasional, dan sinergi antar merek dalam grup.

Pada Maret 2026, penjualan kendaraan penumpang mencapai 233.031 unit, naik 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Dari total itu, kendaraan energi baru (NEV) menyumbang 127.319 unit, lebih dari setengah penjualan bulanan.

Selama kuartal pertama, penjualan NEV mencapai 369.059 unit, setara 55 persen dari keseluruhan penjualan Geely.

Kinerja ekspor juga menguat; volume ekspor pada Maret 2026 mencapai 81.639 unit, meningkat 120 persen secara tahunan.

Ekspor kumulatif kuartal pertama mencapai 203.024 unit, melambungkan pertumbuhan 126 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

NEV berperan penting dalam ekspor, menyumbang 64 persen dari total ekspor Maret.

Lini NEV Geely mencatat penjualan 238.859 unit pada kuartal pertama, menambah total kumulatif lebih dari 2 juta unit dalam 37 bulan.

Model unggulan seperti Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i menjadi pendorong utama penjualan tersebut.

Merek premium Zeekr mencatat peningkatan pengiriman 90 persen pada Maret, sementara Lynk & Co tumbuh stabil dengan total 81.662 unit kuartal I.

Geely memperluas kehadirannya di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, dengan pengiriman pertama EX2 dan target jaringan diler 80 unit pada akhir 2026.

Di Indonesia, tingkat kandungan lokal (TKDN) mencapai 46,5 persen, menunjukkan integrasi yang kuat dengan rantai pasok domestik.

Saat ini Geely telah mengoperasikan 45 dealer di Indonesia, dan berencana menambah menjadi 80 dealer sebelum akhir tahun.

Di Thailand, jaringan dealer diproyeksikan meningkat dari 40 menjadi 65 lokasi, termasuk pembukaan showroom flagship.

“Kami optimis ekspansi di Indonesia akan memperkuat jaringan dan layanan purna jual,” ujar juru bicara Geely Auto.

Keberhasilan penjualan NEV menegaskan arah transformasi perusahaan menuju mobilitas berkelanjutan.

Strategi global Geely mencakup agresifnya penetrasi pasar luar negeri, didukung oleh produk listrik yang kompetitif.

Data menunjukkan bahwa kendaraan listrik Geely kini menjadi tulang punggung pertumbuhan ekspor dan penjualan domestik.

Dengan pencapaian ini, Geely menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama industri otomotif global pada era elektrifikasi.

Perusahaan menargetkan peningkatan penjualan tahunan lebih dari 10 persen melalui inovasi produk dan jaringan distribusi yang lebih luas.

Kondisi terbaru menunjukkan bahwa Geely terus memperkuat kehadirannya di pasar Asia Tenggara sambil mempertahankan momentum pertumbuhan global.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.